Penularan Covid-19 di Perkantoran Meningkat Lagi, Kemkes: Ada Faktor Euforia Vaksinasi
JAKARTA, iNews.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mencatat peningkatan kasus covid-19 di klaster perkantoran dalam seminggu terakhir. Kementerian Kesehatan (Kemkes) menilai hal tersebut bisa jadi karena euforia berlebihan setelah vaksinasi.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19, Siti Nadia Tarmizi tak menampik banyak masyarakat yang beranggapan dirinya kebal dan aman dari covid-19 setelah menerima vaksin. Padahal vaksin berfungsi agar seseorang tidak menjadi sakit karena virus covid-19 dan tak mencegah penularan.
"Kalau kita lihat peningkatan kasus biasanya karena dua hal yaitu protokol kesehatan yang kendor dan tingginya mobilitas. Kita lihat pembelajaran dari berbagai negara yang mengalami lonjakan kasus, saat ini ditambah vaksinasi yang menimbulkan anggapan sudah aman dan kebal," ujar Nadia di Jakarta, Senin (26/4/2021).
Padahal, kata Nadia, dalam pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sudah diberlakukan aturan jumlah orang yang hanya boleh bekerja di kantor. Selain itu dia menduga pertemuan tatap muka sudah mulai kembali dilakukan di perkantoran Jakarta.
"Sebenarnya penerapan PPKM mikro masih diberlakukan termasuk aturan jumlah yang masuk kantor. Dan juga pertemuan secara tatap muka juga sudah mulai banyak dilakukan," tuturnya.
Selain itu, menurut Nadia, naiknya kasus positif covid-19 pada klaster perkantoran bukan semata-mata terpapar di kantor. Namun, bisa juga terpapar saat menuju ke kantor misal dari trasnportasi umum.
"Di sisi lain klaster kantor bukan berarti penularan di kantor tapi risiko di tempat umum misalnya di tranportasi publik ini juga memungkinkan untuk penularan terjadi," ucapnya.
Diketahui, Dinas Kesehatan DKI Jakarta mencatat adanya peningkatan kasus konfirmasi positif Covid-19 yang signifikan pada klaster perkantoran dalam satu pekan belakangan.
Berdasarkan data, selama 12 hingga 18 April 2021, jumlah kasus konfirmasi positif covid-19 yang berhasil diidentifikasi sebanyak 425 pasien yang berasal dari 177 klaster perkantoran. Sedangkan, pada periode 5 hingga 11 April 2021 kasus konfirmasi positif Covid-19 di kawasan perkantoran sebanyak 157 orang, berasal dari 78 perkantoran.
Editor: Rizal Bomantama