Perempuan Ditemukan Tewas Terkunci di Kontrakan Cipayung Jaktim, Polisi Tangkap Pelaku
JAKARTA, iNews.id - Polisi menangkap pelaku pembunuhan terhadap perempuan berinisial DA (37), yang ditemukan tewas di dalam rumah kontrakannya dengan kondisi terkunci dari dalam di Jalan Daman I, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.
“Alhamdulillah, pelaku sudah ditangkap,” ucap Kanit Reskrim Polsek Cipayung Iptu Edi Handoko saat dihubungi, Minggu (22/3/2026).
Namun, Edi belum merinci terkait sosok pelaku pembunuhan. Dia menyebutkan, saat ini kasus pembunuhan tersebut ditangani Subdit Resmob Polda Metro Jaya.
“Penanganannya di Subdit Resmob Polda Metro Jaya,” tuturnya.
Terungkap Motif Pembunuhan di Bantul, Pelaku Tersinggung Ucapan Korban saat Pesta Miras
Sebelumnya, korban ditemukan pada Sabtu (21/3/2026), pukul 04.30 WIB. Mulanya, ibu korban berinisial B mendatangi kontrakan korban pada Sabtu (21/3/2026), pukul 03.00 WIB.
“Kemudian melihat pintu kontrakan terkunci dari dalam rumah,” ucap Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Ressa Fiardi dalam keterangannya dikutip Minggu (22/3/2026).
Pembunuhan Pria di Bantul Terungkap, 2 Pelaku Sempat Ikut Melayat Korban
Saat itu, kakak korban berinisial A kemudian membuka pintu rumah. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di lantai dengan kondisi darah sudah mengering.
Dari Pertengkaran hingga Pembunuhan: Kisah Tragis Perempuan di Depok yang Jasadnya Tinggal Tulang
“Kemudian, melihat DA sudah meninggal dunia di lantai dengan kondisi darah sudah mengering di lantai dan kasur terdapat darah mengering," ujarnya.
Dari keterangan saksi, satu kunci rumah korban dipegang oleh mantan suami siri korban berinisial F yang merupakan warga negara asing (WNA) Iran.
“Untuk kunci rumah ada 2 yang di pegang oleh DA dan F (WNA) Iran (mantan suami siri DA),” tuturnya.
Dia menambahkan, petugas kepolisian mendatangi tempat kejadian perkara. Hasilnya, ditemukan luka sayatan di leher korban.
“KA SPK, Iden Polres Metro Jaktim, serta Piket Reskrim pada pukul 05.30 WIB, datang ke TKP. Hasil sementara terdapat luka sayatan di leher,” kata dia.
Editor: Aditya Pratama