Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ternyata Ini Motif Istri Rekam Suami Perkosa Pelayan Warung di Makassar
Advertisement . Scroll to see content

Pilu, Remaja Berkebutuhan Khusus di Bogor Dicabuli hingga Hamil 5 Bulan

Selasa, 21 Mei 2024 - 13:50:00 WIB
Pilu, Remaja Berkebutuhan Khusus di Bogor Dicabuli hingga Hamil 5 Bulan
Ilustrasi pencabulan (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

BOGOR, iNews.id - Seorang remaja berkebutuhan khusus di Tanjungsari, Kabupaten Bogor berinisial AP (19) diduga menjadi korban pencabulan. Mirisnya, korban sudah hamil 5 bulan.

Perwakilan keluarga korban, Didi mengatakan, kasus ini bermula dari kecurigaan sang ibu melihat perubahan fisik pada anak semata wayangnya itu pada akhir April 2024. Keluarga memutuskan untuk memeriksa kondisi AP dengan alat tes kehamilan.

"Hasilnya membuat keluarga kaget, positif hamil," kata Didi, Selasa (21/5/2024).

Merasa kurang yakin dengan hasil tersebut, keluarga membawa AP ke bidan terdekat. Hasilnya pun membuat keluarga sangat terpukul karena AP dinyatakan sedang hamil 5 bulan.

"Ibu korban sempat memutuskan memendam kasus ini, karena tidak kuat menahan malu dan akan menjadi aib. Tapi keluarga mencoba meyakinkan bahwa kasus ini harus diungkap," ujarnya.

Keluarga mengalami kesulitan menanyakan kronologi dan siapa pelaku dugaan pencabulan terhadap AP. Pasalnya, AP mengalami keterbelakangan mental.

Didi mengakui, sehari-harinya AP memang aktif bermain di sekitar tempat tinggalnya. Sementara sang ibu bekerja sebagai buruh serabutan.

"Anaknya aktif suka main, mainnya di sekitar rumah aja nggak jauh. Ibunya kerja serabutan di tetangga bantu-bantu, kalau ayahnya tidak ada," tambahnya.

Keluarga berencana melaporkan kasus ini ke Polres Bogor pada Rabu (22/5/2024). Keluarga berharap agar kasus ini bisa terungkap dan pelaku bisa segera ditangkap.

"Keluarga bertekad, mengungkap kasus ini meski keluarga harus menanggung malu. Karena kalau dibiarkan, berarti sama saja membiarkan pelaku kejahatan seksual itu berkeliaran bebas," kata Didi.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Teguh Kumara mengaku sudah mendapatkan informasi terkait kejadian tersebut. Keluarga pun diminta membuat laporan agar polisi segera menyelidiki lebih lanjut.

"Orang tuanya sudah kami arahkan untuk buat laporan," ucap Teguh.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut