Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Netanyahu Tewas Dirudal? Klaim Media Iran Picu Spekulasi Global
Advertisement . Scroll to see content

Polisi: Remaja di Lebak Bulus Tusuk Ayah saat Korban Tidur dalam Kamar

Sabtu, 30 November 2024 - 17:52:00 WIB
Polisi: Remaja di Lebak Bulus Tusuk Ayah saat Korban Tidur dalam Kamar
Satreskrim Polres Jakarta Selatan menggelar olah TKP lanjutan kasus remaja berinisial MAS (14) yang membunuh ayah dan neneknya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (30/11/2024). (Foto: Achmad Al Fiqri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polisi mengungkapkan remaja berinisial MAS (14) diduga menusuk ayahnya, APW (40) saat sedang tertidur dalam kamar di Taman Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Sabtu (30/11/2024) dini hari. Akibat tusukan itu, APW tewas.

"Diduga korban ditusuk dalam keadaan tidur ya, dalam keadaan tidur," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Gogo Galesung usai olah TKP lanjutan.

Dia menjelaskan, saat kejadian APW sedang tertidur bersama istrinya yang juga ibu MAS, AP (40). Pelaku lantas mengambil pisau dari dapur untuk menusuk korban di kamar yang terletak di lantai dua.

"Ayahnya sedang tidur bersama ibunya, dia turun mengambil pisau dari dapur dia naik lagi ke atas dan melakukan penusukan tersebut," kata Gogo.

Gogo mengatakan, pelaku pertama kali menikam APW. Melihat suaminya tertusuk, AP terbangun dan juga menjadi sasaran penusukan oleh pelaku. 

Hanya saja, tusukan diperkirakan tak mengarah ke titik mematikan. AP pun berteriak.

"Dia nusuk ayahnya, ibunya bangun, ibunya juga ditusuk juga, tapi mungkin tidak masuk di tempat yang mematikan. Setelah itu ibunya teriak, ayahnya lari sampai dengan bawah ya, setelah itu neneknya keluar, diduga neneknya juga ditusuk saat keluar," kata Gogo.

Sebelumnya, pengurus RW 006 berinisial I mendapatkan laporan kesaksian kejadian dari salah satu petugas keamanan. AP yang berlumuran darah melompat pagar dan dikejar MAS yang membawa pisau. 

"Ibunya keluar dari rumah loncat pagar, manjat, anaknya ngejar sambil bawa pisau," katanya di Perumahan Taman Bona Indah, Sabtu (30/11).

Dia menuturkan korban AP terluka parah usai ditusuk anaknya. Korban terpaksa melompat pagar lantaran pintu tergembok.

"Anaknya ngejar, tapi mungkin karena darahnya (berceceran di situ), dikira udah meninggal. Mungkin kalau dari cerita satpam itu (ditikam) berkali-kali, ada luka terbuka di pundaknya," katanya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut