Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran Hebat Landa Gudang Tekstil di Tangsel, Api Mengamuk!
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Sebut 2 RW Terdampak Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

Sabtu, 04 Maret 2023 - 00:20:00 WIB
Polisi Sebut 2 RW Terdampak Kebakaran Depo Pertamina Plumpang
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan. (Foto: Yohannes Tobing)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Petugas gabungan masih terus melakukan sejumlah upaya dalam penanganan kebakaran yang terjadi di Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara, Jumat (3/2/2023) malam. Akibat kejadian tersebut ratusan rumah terdampak.

Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan menjelaskan, dari penelusuran tim gabungan TNI, Polri dan Dinas Gulkarmat, kebakaran yang terjadi pada pukul 20.00 mencapai radius 1 kilometer (km) dari titik api di Depo Pertamina Plumpang. 

"(Radius kebakaran) Kurang lebih 1 kilometer, (penyebab) kami belum bisa menyampaikan dulu itu ada kewenangannya penyelidikan," ujar Gidion saat ditemui di lokasi. 

Gidion menambahkan, dari kebakaran hebat ini berdampak kepada puluhan hingga ratusan rumah yang terdiri dari dua Rukun Warga (RW) yang berada di wilayah Kelurahan Rawa Badak Selatan. 

"Dampak kebakarannya berada di Kelurahan Rawa Badak Selatan, ada dua RW yang terkena dampak," tuturnya.

Sebelumnya, kebakaran terjadi di Komplek Depo Pertamina Plumpang, Jalan Tanah merah Koja, Jakarta Utara pada Jumat (3/3/2023) malam. Berdasarkan informasi command center damkar, sebuah pipa bensin pertamina mengalami kebakaran hebat. 

Akibatnya, api dan asap besar terlihat membumbung tinggi hingga membuat langit di sekitar gelap. 

Adapun dari keterangan tersebut menyebutkan bahwa kebakaran ini diduga berasal dari pipa bensin pertamina. "Penanganan terakhir sudin Gulkarmat Jakarta Utara mengerahkan 18 unit pemadam dengan 90  personil," tulisnya

Hingga kini petugas masih berjibaku melakukan pemadaman terkait kebakaran ini. Diketahui banyak warga setempat yang menghirup bau bensin yang menyengat. 

"Bau banget bang, kita gak kuat. Banyak yang menyingkir ini," ucap salah satu warga setempat Dono. 

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut