Polisi Sebut Rp238 Juta Lebih Terkumpul dari Denda Operasi Yustisi Covid-19

Irfan Ma'ruf ยท Minggu, 20 September 2020 - 16:34 WIB
Polisi Sebut Rp238 Juta Lebih Terkumpul dari Denda Operasi Yustisi Covid-19

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus. (Foto: iNews.id/Irfan Ma`ruf)

JAKARTA, iNews.id - Operasi Yustisi yang digelar sejak 14-19 September 2020 telah menindak 30.384 pelanggar protokol kesehatan pencegahan pandemi virus corona (Covid-19). Para pelanggar tersebut diberikan sanksi beragam, mulai dari teguran, sosial hingga administrasi berupa denda.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan, untuk sanksi teguran tercatat 890 orang, sanksi sosial menccapai 17.385 orang dan sanksi administrasi 852 orang. "Dari denda para pelanggar satuan sebanyak Rp238.476.500 dikumpulkan," katanya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (20/9/2020).

Denda tersebut merupakan akumulasi dari 15 satuan. Rinciannya yakni Polda Metro Jaya nilai denda Rp22.725.000, Polres Jakarta Pusat Rp17.400.000, Polres Jakarta Utara Rp9.010.000, Polres Jakarta Barat Rp29.396.500, Polres Jakarta Selatan Rp11.500.000 dan Polres Jakarta Timur Rp9.100.000.

Sedangkan, Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPPP) nilai denda Rp1.160.000, Polres Kepulauan Seribu nilai denda Rp100.000, Polres Bekasi Rp560.000, Polres Depok Rp3.600.000 dan Satpol PP sebesar Rp133.925.000. Kemudian empat Polres lainnya yakni Tangerang Selatan, Tangerang Kota, Bekasi Kota dan Polres Bandara tidak melakukan sanksi denda.

"Kemudian sebanyak 2 kantor dan 119 tempat makam dan minum dilakukan penutupan sementara," ujar Yusri.

Editor : Djibril Muhammad