Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gagalkan Serangan Balasan di Menteng, Polisi Sita Pedang hingga Celurit dari Kelompok Pemuda
Advertisement . Scroll to see content

Polisi-TNI Perketat Penjagaan usai Bentrokan Maut di Menteng Jakpus

Senin, 27 Juli 2026 - 14:04:00 WIB
Polisi-TNI Perketat Penjagaan usai Bentrokan Maut di Menteng Jakpus
Polisi-TNI memperketat pengamanan usa bentrokan maut di Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (26/7/2026). (Foto: Yuwantoro Winduajie)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polisi memperketat penjagaan di kawasan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat usai bentrokan antarpemuda yang menewaskan satu orang dan menyebabkan satu korban lainnya mengalami luka kritis. Pengamanan dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan di lokasi.

Berdasarkan pantauan iNews.id pada Senin (27/7/2026), sejumlah personel kepolisian terlihat berjaga di sekitar Jalan Tambak, tepatnya di area yang sebelumnya menjadi lokasi bentrokan. Pengamanan melibatkan personel gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek Menteng, Brimob, hingga TNI.

Penjagaan tersebut dilakukan setelah bentrokan antarpemuda terjadi di kawasan tersebut. Aparat dikerahkan untuk menjaga situasi sekaligus mencegah potensi konflik kembali pecah antara kelompok yang sebelumnya terlibat pertikaian.

Meski pengamanan diperketat, kondisi di sekitar lokasi saat ini terpantau kondusif. Arus lalu lintas di Jalan Tambak juga berjalan normal dan tidak terlihat adanya gangguan terhadap aktivitas masyarakat.

Warga juga masih terlihat melakukan aktivitas seperti biasa. Situasi tersebut menunjukkan kondisi di kawasan Tambak telah kembali terkendali setelah bentrokan yang menyebabkan korban jiwa dan luka kritis.

Sementara itu, Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat memicu provokasi. Dia juga meminta masyarakat tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.

"Kami mohon waktu untuk menyelidikinya tapi dapat kami pastikan tidak ada kejadian salah satu pihak ada merusak rumah ibadah. Agar semua tidak terprovokasi dengan isu-isu liar," katanya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut