Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Berbekal Rekaman CCTV, Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis Andri Yunus
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Ultimatum Penyiram Air Keras ke Istri dan Mertua di Bekasi Segera Menyerahkan Diri

Rabu, 22 Juni 2022 - 19:39:00 WIB
Polisi Ultimatum Penyiram Air Keras ke Istri dan Mertua di Bekasi Segera Menyerahkan Diri
Ilustras. Pelaku penyiraman air keras ke istri dan mertua di Bekasi diminta menyerahkan diri. (Ilustrasi : SIndonews)
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.id - Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Gidion Arif Setyawan menargetkan jajaranya bakal menangkap terduga pelaku suami penyiram air keras terhadap keluarganya sendiri di Sukatani, Kabupaten Bekasi. Mengingat, hingga saat ini pelaku tak kunjung ditangkap.

“(Target) 1x24 jam. Kalau dia menyerahkan diri bagus, kalau tidak, ya jangan salahkan kami kalau kami bertindak keras karena dia berusaha menghindar dari perbuatan pidananya,” kata Gidion kepada wartawan, Rabu (22/6/2022).

Menurutnya, hingga saat ini pelaku masih berpindah-pindah tempat untuk menghindari pengejaran polisi. Namun, dia juga menegaskan pelaku bakal tertangkap.

“(Pelaku) lari-lari dia masih mobile, anak muda ini biasa mobile, dipakai data scientific juga masih mobile,” tuturnya.

Sebelumnya, seorang suami bernama Kenji (26) di Kampung Jagawana, Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi tega menyiram istri, mertua dan anaknya sendiri dengan air keras. Diduga penyiraman dilakukan lantaran sang suami marah karena berkali-kali digugat cerai.

Kapolsek Sukatani, AKP Wito mengatakan gugatan cerai dilontarkan lantaran sang istri karena Kenji tak menafkahi keluarganya. Cek-cok terkait ekonomi itu pun diketahui kerap terjadi.

"Istrinya minta cerai tapi suami enggak mau cerai, namanya gak dikasih nafkah. Suaminya gak kerja, dan kadang mabuk-mabukan," kata Wito ketika dimintai konfirmasi, Senin (20/6/2022).

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut