Politikus PDIP: Nasi Ayam di Jakarta Lebih Murah dari Singapura

Wildan Catra Mulia ยท Senin, 15 Oktober 2018 - 17:34 WIB
Politikus PDIP: Nasi Ayam di Jakarta Lebih Murah dari Singapura

Ilustrasi nasi ayam. (Foto: Taste)

JAKARTA, iNews.id – Anggota Komisi B DPRD Provinsi DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Ida Mahmudah, menilai harga kebutuhan pokok di Ibu Kota terbilang cukup stabil selama satu tahun masa pemerintahan Gubernur Anies Baswedan. Hal itu diungkapkan Ida dalam rapat Komisi B bersama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PD Pasar Jaya tentang pengendalian harga kebutuhan pokok di Jakarta.

“Hasil rapat kerja dengan PD Pasar Jaya,  kami tanya tentang pasar kondisinya bagus. Warga membeli murah bawang dan cabai.  DKI Jakarta untuk ekonomi cukup lumayan stabil,” kata Ida di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (15/10/2018).

Dia menuturkan, kondisi itu sangat jauh berbeda dengan yang digembar-gemborkan calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno bahwa daya beli masyarakat saat ini menurun. Bagi Ida, tudingan Sandi itu tidak terbukti.

“Harga cukup lumayan stabil, yang digembar-gemborkan (Sandi) di tingkat nasional itu tidak ada,  tidak terbukti. Saya bicara tidak usah jauh-jauh, seperti ayam lebih murah di Singapura daripada di Jakarta,  Singapuranya di mana? Coba saya kejar,” ucapnya.

Ida mencontohkan, salah satu mal di Singapura seperti Lucky Plaza menjual paket nasi ayam sekitar 7 dolar Siangapura atau setara dengan Rp70.000. Di Jakarta, kata dia, masih bisa ditemukan paket nasi ayam seharga Rp15.000.

Perempuan itu pun menilai sektor ekonomi Jakarta tidak seburuk yang dikatakan dan dibayangkan Sandiaga. “Jadi memang alhamdulillah, DKI, untuk kestabilan harga itu bagus. Tentunya itu tidak bisa sendiri bersama pemerintah pusat,” ucapnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil