Positif Covid-19, Idris Bakal Dihadirkan Secara Virtual di Debat Kedua Pilwalkot Depok
DEPOK, iNews.id - Wali Kota Depok sekaligus calon petahana Mohammad Idris semakin membaik kondisinya dan kini masih menjalani perawatan sebagai pasien covid-19. Oleh sebab itu tim sukses pasangan calon (paslon) nomor urut 2 berharap Idris bisa mengikuti debat kedua Pilwalkot Depok secara terbuka.
Ketua Tim Pemenangan Idris-Imam, Hafid Nasir mengatakan sudah ada pembicaraan dengan KPU mengenai rencana tersebut.
“Sudah ada pembahasan dengan KPU dan kami diwakili oleh laison officer (LO),” kata Hafid di Depok, Senin (30/11/2020).
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok rencananya menyelenggarakan debat kedua pada hari ini, Senin (30/11/2020). Namun ternyata Idris terkonfirmasi Covid-19 beberapa hari lalu dan menjalani perawatan di RSUD Depok.
Depok Segera Gelar Sekolah Tatap Muka, Orang Tua Diminta Jujur Kesehatan Anak
Ketua KPU Kota Depok, Nana Sobharna mengatakan tahapan debat Pilkada 2020 di Depok tetap berjalan sesuai rencana. Hanya saja soal formasi akan dibuat dua lawan satu dan Idris akan mengikuti debat secara virtual.
“Formasi 2:1 dan rencananya pak Idris ikut secara virtual,” katanya, Minggu (29/11/2020).
Kondisi Kesehatan Idris Harus Stabil
Kendati demikian, KPU memberikan persyaratan pada Idris. Yaitu KPU harus menerima surat keterangan kesehatan bahwa kondisi Idris stabil dan tidak dalam kondisi menggunakan ventilator.
“Kami menunggu surat tersebut. Jika sudah kami terima baru bisa (ikut debat),” kata Komisioner KPU Depok, Mahadi.
Nantinya, Idris akan dipantau oleh tim KPU dan Bawaslu yang berjumlah dua orang di tempat perawatan. Tim akan dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD).
”Tetap didampingi oleh kami dan Bawaslu. Pengawas menggunakan hazmat demi kesehatan mereka,” katanya.
Keberadaan pengawas bertujuan untuk memastikan sterilnya kamar perawatan Idris terjamin. Menurutnya, semua ini dipertimbangkan untuk memenuhi hak pasangan calon mengikuti debat.
“Ini kan kesamaan hak (peserta), ya kami berikan hak mereka. Jadi teknisnya sama seperti di studio, yang berbeda hanya lokasi saja karena Pak Idris dari rumah sakit,” ucapnya.
Editor: Rizal Bomantama