Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemprov Jakarta Kaji Wacana CFD Sabtu, Minta Pendapat Pakar hingga Masyarakat
Advertisement . Scroll to see content

Pramono bakal Evaluasi Ganjil Genap dan CFD: Harus Berikan Manfaat bagi Masyarakat Jakarta

Senin, 28 September 2026 - 11:34:00 WIB
Pramono bakal Evaluasi Ganjil Genap dan CFD: Harus Berikan Manfaat bagi Masyarakat Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengaku akan evaluasi kebijakan ganjil-genap hingga CFD. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung akan mengevaluasi kebijakan ganjil genap Jakarta dan pelaksanaan car free day (CFD). Ia menilai setiap kebijakan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Evaluasi tersebut dilakukan saat kebijakan ganjil genap sudah berjalan sekitar 10 tahun. Di sisi lain, Pemprov DKI juga mengkaji usulan pelaksanaan CFD dua kali dalam sepekan, yakni Sabtu dan Minggu.

"Intinya begini, saya tidak mau kebijakan itu hanya bersifat seremonial dan tidak memberikan dampak yang signifikan bagi perubahan atau bagi masyarakat," kata Pramono kepada wartawan, Senin (28/9/2026).

Pramono mengatakan dia akan menerima laporan evaluasi dari Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Budi Awaluddin pada Senin sore. Setelah laporan diterima, Pemprov DKI akan mempertimbangkan langkah selanjutnya untuk kedua kebijakan tersebut.

"Saya berharap apa pun yang nanti akan diputuskan, apakah itu ganjil genap ataukah Car Free Day, itu adalah keputusan yang memberikan manfaat banyak bagi masyarakat Jakarta. Karena itu menjadi tujuan utama kita semua," tegas dia.

Sebagai informasi, kebijakan ganjil genap telah diterapkan di Jakarta selama sekitar 10 tahun sebagai salah satu instrumen pengendalian lalu lintas. Pemprov DKI kini mengevaluasi pelaksanaannya untuk melihat dampaknya terhadap mobilitas masyarakat.

Sementara itu, CFD selama ini rutin digelar setiap Minggu. Pemprov DKI tengah mempertimbangkan usulan agar kegiatan tersebut juga dilaksanakan pada Sabtu. Pramono sebelumnya mengatakan usulan CFD dua kali dalam sepekan masih perlu dikaji agar pelaksanaannya tidak mengganggu aktivitas masyarakat pada akhir pekan.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut