Pramono Bangun Embung Kebagusan, Sebut Bisa Kurangi Banjir di Jakarta
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membangun Embung Kebagusan di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Proyek ini diharapkan bisa membantu mengurangi risiko banjir.
Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, embung memiliki seluas sekitar dua hektare ini diproyeksikan mampu menahan air hingga 8 persen dari aliran daerah aliran sungai (DAS) Mampang dan Krukut.
“Pemerintah DKI Jakarta sekarang ini sedang mempersiapkan penanganan banjir secara menyeluruh, baik itu membangun embung, waduk, dan juga normalisasi tiga sungai yang ada: Ciliwung, Krukut, dan Cakung,” kata Pramono dikutip Rabu (14/10/2026).
Pramono menjelaskan keberadaan Embung Kebagusan diharapkan dapat menekan potensi genangan di kawasan sekitarnya, terutama yang berkaitan dengan aliran DAS Mampang dan Krukut.
“Mudah-mudahan dengan penanganan banjir, walaupun pasti masih terjadi, mengalami pengurangan yang cukup signifikan. Dari hitungan secara teoretis, Mampang atau DAS Mampang dan Krukut ini mudah-mudahan bisa menahan air sampai dengan delapan persen,” ujarnya.
Selain berfungsi menampung air untuk membantu mengendalikan banjir, Embung Kebagusan berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber air bagi masyarakat sekitar.
Pemanfaatan tersebut akan dibahas melalui kerja sama antara Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta dan PAM Jaya. Skema penggunaan air, termasuk kemungkinan pemanfaatannya untuk kebutuhan warga serta tarif yang berlaku, akan diperhitungkan lebih lanjut.
“Maka kami akan izinkan nantinya untuk bekerja sama antara Sumber Daya Air dengan PAM Jaya, untuk air ini apa dikonsumsi atau digunakan oleh warga ataupun masyarakat, tetapi tentunya nanti PAM Jaya yang akan menghitung berapa apa tarif dan sebagainya,” tutupnya.
Editor: Puti Aini Yasmin