Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : JPO Dekat Kantor Kejagung Jadi Sasaran Maling Besi, Langsung Diperbaiki
Advertisement . Scroll to see content

Pramono Janji Perbaiki JPO Kota Bambu yang Dikeluhkan Tak Ramah Disabilitas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:45:00 WIB
Pramono Janji Perbaiki JPO Kota Bambu yang Dikeluhkan Tak Ramah Disabilitas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berjanji memperbaiki JPO Kota Bambu yang dikeluhkan tidak ramah bagi penyandang disabilitas. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI JakartaPramono Anung berjanji memperbaiki fasilitas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Kota Bambu, Jakarta Barat, yang dikeluhkan warga karena tidak ramah bagi penyandang disabilitas. Perbaikan segera dilakukan karena JPO tersebut menjadi akses pejalan kaki menuju sejumlah rumah sakit rujukan nasional.

Pramono mengatakan telah meminta Dinas Bina Marga DKI Jakarta segera menangani persoalan tersebut. Keluhan terutama datang dari penyandang disabilitas yang kesulitan menggunakan JPO tanpa fasilitas pendukung yang memadai.

"Ya, kemarin kami sudah meminta kepada Dinas Bina Marga karena di sana itu kan ada beberapa rumah sakit, sehingga seringkali ada keluhan terutama para disabilitas, segera akan kita perbaiki," katanya saat ditemui di Jakarta Timur, Minggu (25/10/2026).

Sebelumnya, kondisi JPO Kota Bambu menjadi sorotan pengguna media sosial. JPO tersebut dinilai belum ramah bagi penyandang disabilitas, padahal menjadi salah satu akses menuju sejumlah rumah sakit, termasuk RS Harapan Kita dan RS Dharmais.

Dalam video yang beredar, JPO tersebut terlihat tidak dilengkapi lift. Kondisi ini menyulitkan penyandang disabilitas, lanjut usia, maupun pasien rumah sakit yang memiliki keterbatasan mobilitas saat hendak menyeberang jalan.

Selain memperbaiki fasilitas JPO Kota Bambu, Pramono juga berencana membongkar sejumlah JPO yang sudah tidak berfungsi dengan baik. Pembongkaran dijadwalkan berlangsung pada Oktober hingga November 2026.

"Karena memang JPO itu sebenarnya betul-betul sudah tidak berfungsi dengan baik, tidak difungsikanlah. Sehingga dengan demikian, kami segera untuk menyelesaikan itu," ucapnya, Jumat (23/10/2026).

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut