Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MUI Setuju Sweeping Rumah Makan saat Ramadan Dilarang, Tekankan Sikap Saling Menghormati
Advertisement . Scroll to see content

Pramono Siap Sambut Ramadan dan Idulfitri, bakal Buat Jakarta Jauh Lebih Meriah

Senin, 16 Februari 2026 - 12:08:00 WIB
Pramono Siap Sambut Ramadan dan Idulfitri, bakal Buat Jakarta Jauh Lebih Meriah
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Achmad Al Fiqri)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan siap menyambut Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Dia akan membuat perayaan Ramadan dan Lebaran di Jakarta dengan jauh lebih meriah.

"Nah nanti begitu tanggal 18 Februari, Jakarta berubah menjadi menyambut Ramadan dan Idulfitri, enggak kalah dengan Natalan maupun Imlek-nya. Pokoknya saya akan membuat Jakarta jauh lebih meriah terhadap itu," ujar Pramono saat memberikan sambutan di acara Silaturahmi Akbar Kaum Betawi di Museum MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (15/2/2026). 

Dia mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Jakarta yang relatif lebih baik.

"Jakarta ini dibandingkan dengan daerah-daerah lain pertumbuhan ekonominya relatif lebih baik. Kita tumbuh 5,21%, nasional 5,11%. Bahkan di Q4 kemarin kita tumbuh 5,71% tertinggi, dan itu tidak mungkin tanpa kerja keras kita bersama-sama," kata Pramono.

Kendati demikian, Pramono mengatakan, pihaknya memberikan keluasan untuk gelaran kegiatan di Jakarta guna stimulus ekonomi. Seiring dengan itu, unsur Betawi telah dimasukkan ke dalam berbagai kegiatan yang digelar Pemprov DKI Jakarta seperti Christmas Collosal, tahun baru, hingga pembukaan festival Imlek.

"Maka kemudian untuk menstimulasi atau menjalankan roda ekonomi ini menjadi baik, semua kegiatan sekarang saya memberikan ruang yang luas. Contohnya yang tadi juga disampaikan oleh Bang Foke, ketika Natalan dan Tahun Baru kemarin, enggak ada yang namanya Christmas Colossal itu yang begitu diadakan di Jalan Sudirman-Thamrin," kata Pramono.

"Tetapi tanpa Bapak Ibu Saudari sadari, tolong dicek, saya meminta ada Betawinya dalam semua kegiatan. Bahkan kemarin ketika membuka Imlek, tanpa orang sadari, nari dulu Betawinya. Lihat di YouTube-nya, nari dulu Betawinya. Karena apa? Enggak bakal ada akulturasi Betawi dengan Tionghoa kalau masyarakat Betawi tidak kemudian terlibat di depan," imbuhnya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut