Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pedagang Lansia Tewas akibat Longsor Bantargebang, Pramono: Lapaknya Jauh dari Tumpukan Sampah
Advertisement . Scroll to see content

Pramono Targetkan RDF Rorotan Olah 1.000 Ton Sampah, Pangkas Beban Bantargebang

Senin, 09 Maret 2026 - 15:14:00 WIB
Pramono Targetkan RDF Rorotan Olah 1.000 Ton Sampah, Pangkas Beban Bantargebang
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Foto: Danandaya Arya Putra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengandalkan Refuse-Derived Fuel (RDF) Rorotan, Jakarta Utara untuk mengurangi beban penampungan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat. RDF Rorotan ditargetkan dapat menampung 1.000 ton sampah per hari.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut proses commissioning RDF Rorotan tengah dikebut agar lokasi pengelola sampah itu bisa beroperasi normal. 

"Yang di Rorotan, kami sedang melakukan mudah-mudahan commissioning-nya itu segera selesai sehingga Rorotan segera bisa beroperasi normal," ujar Pramono di Jakarta, Senin (9/3/2026).

Dia menjelaskan target pengelolaan atau penampungan sampah di RDF Rorotan saat ini tidak akan sama seperti yang direncanakan saat awal pembangunan. Dia berharap RDF Rorotan bisa menerima 1.000 ton sampah dalam sehari.

"Tetapi saya mencanangkan kalau bisa 1.000 saja, itu sudah sangat baik sekali. Jadi 1.000 ton per hari, itu sudah sangat baik untuk operasional di Rorotan pada saat ini dan itu akan mengurangi sampah secara signifikan mungkin sekitar 1.000-1.500 lah," kata dia.

Pramono mengatakan 7.400 ton sampah di Ibu Kota tiap harinya dibuang ke Bantargebang dan akan meningkat bila akhir pekan.

"Jadi sekarang ini harian sampah kita antara 7.400 sampai dengan 8.000 ton. 8.000 itu kalau biasanya pada akhir pekan. Pasti ada dampaknya (akibat longsor)," ujarnya. 

Diketahui, tumpukan sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi longsor pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Tumpukan sampah yang menggunung itu menimpa truk pengangkut sampah di lokasi.

Pascainsiden tersebut, Pramono akan meminta tidak semua sampah dari ibu kota langsung dibuang ke Bantargebang. Dia mengintruksikan agar lebih dulu dilakukan pemilahan sampah sebelum dibuang. 

"Jadi jumlah sampah saya akan memulai untuk pemilahan sampah itu sudah dilakukan, tidak semuanya harus dikirimkan ke Bantargebang atau ke tempat-tempat penampungan sampah," ucap Pramono.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut