Profil Bambang Dwi Hasto, Kepala RSPAD Gatot Soebroto
JAKARTA, iNews.id – Kepala Pusat Kesehatan TNI Mayjen TNI Bambang Dwi Hasto dipromosikan sebagai Kepala Rumah Sakit Pusat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta. Bambang menggantikan Terawan Agus Putranto yang telah ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai menteri kesehatan.
Penunjukan Bambang tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/503/VI/2020 tanggal 18 Juni 2020 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia. Terdapat 49 perwira tinggi yang dimutasi berdasarkan SK ini.
“Mutasi jabatan di lingkungan TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier, serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis,” kata Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Sus Taibur Rahman, Sabtu (20/6/2020).
Siapa Bambang Dwi Hasto?
Jenderal kelahiran Bandung, 28 Maret 1962 ini merupakan alumnus Sekolah Perwira Militer Sukarela (Sepamilsuk) 1987. Prajurit yang mahir di Corps Kesehatan Masyarakat (CKM) ini pernah mengemban berbagai tugas.
Salah satunya sebagai wakil kepala RSPAD Gatot Soebroto pada periode 2015—2017. Kariernya makin moncer. Dia kemudian ditunjuk sebagai kepala Pusat Kesehatan TNI AD (kapuskesad) dari 2017-2019.
Pengabdian dan dedikasi itu membawa pria yang memiliki moto “Pantang tolak tugas, pantang tugas tidak selesai” itu dipromosikan sebagai kapuskes TNI.
Berdasarkan SK Panglima TNI Nomor Kep/686/VII/2019 tanggal 4 Juli 2019, Bambang Dwi menjabat kapuskes TNI menggantikan Mayjen TNI dr Ben Yura Rimba yang memasuki masa pensiun.
Kini, Panglima TNI mempercayakan Bambang Dwi untuk kembali ke “rumah lama”. Dia akan memimpin RSPAD Gatot Soebroto.
Istimewanya, Bambang Dwi nantinya akan menjadi orang pertama yang memimpin rumah sakit ini dengan status jenderal bintang tiga.
Untuk diketahui, berdasarkan validasi organisasi TNI, kepala RSPAD akan dijabat letjen TNI. Dengan demikian, mutasi jabatan ini menjadi promosi pangkat bagi Bambang Dwi.
Secara keseluruhan terdapat 49 pati TNI yang dimutasi berdasarkan SK Panglima Nomor Kep/503/VI/2020 ini, terdiri atas 40 pati TNI AD, 5 pati TNI AL dan 4 pati TNI AU.
Di jajaran pati TNI AU terdapat mantan KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna. Yuyu dimutasi sebagai Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AU dalam rangka pensiun.
Editor: Zen Teguh