Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terkuak! Sopir-Penumpang Alphard yang Cekcok dengan Satpam di Bundaran HI Anggota Polda Jabar
Advertisement . Scroll to see content

Propam Usut Dugaan Arogansi Sopir dan Penumpang Alphard yang Cekcok dengan Satpam Bundaran HI

Sabtu, 25 Juli 2026 - 07:39:00 WIB
Propam Usut Dugaan Arogansi Sopir dan Penumpang Alphard yang Cekcok dengan Satpam Bundaran HI
Propam usut dugaan arogansi sopir dan penumpang Alphard yang cekcok dengan satpam di Bundaran HI. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sopir dan dua penumpang mobil Toyota Alphard yang terlibat cekcok dengan petugas keamanan (satpam) Fiktor Harefa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, diketahui merupakan personel Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat. Dugaan tindakan arogansi dalam peristiwa tersebut kini diproses melalui mekanisme pengawasan internal Polri.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu mengatakan penanganan dugaan pelanggaran etik terhadap pengemudi maupun penumpang Alphard akan dilakukan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Jawa Barat.

“Terkait dengan tadi yang disampaikan ada beberapa dugaan perbuatan arogansi dari rekan pengemudi maupun penumpang, ini akan ditindaklanjuti oleh Bid Propam Polda Jawa Barat,” kata Braiel, dikutip Sabtu (25/7/2026).

Selain dugaan arogansi, polisi juga mendalami dugaan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengemudi Toyota Alphard. Penanganannya diserahkan kepada Subdirektorat Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

“Terkait dugaan pelanggaran lalu lintas dari pengemudi, ini juga akan ditindaklanjuti oleh Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya,” ujar Braiel.

Peristiwa tersebut sebelumnya viral di media sosial setelah sebuah video memperlihatkan keributan di sekitar area penyeberangan Bundaran HI. Kronologi kejadian kemudian diunggah oleh salah satu pengguna Threads dan menyebar luas di berbagai platform media sosial.

Berdasarkan narasi yang beredar, insiden bermula saat lampu zebra cross di Halte Bundaran HI sudah berubah menjadi hijau untuk pejalan kaki. Ketika seorang petugas keamanan membantu warga menyeberang, sebuah Toyota Alphard berwarna hitam dengan pelat nomor yang terlihat D 18 XHQ** diduga tetap melaju dan menerobos jalur penyeberangan.

Petugas keamanan kemudian menegur pengemudi mobil tersebut. Dalam narasi yang beredar, petugas bahkan disebut sempat memukul bagian bodi kendaraan sebagai bentuk teguran karena mobil diduga tetap melintas saat pejalan kaki mendapat prioritas.

“Ngeplak bodi mobil. Menurut narasi yang beredar, teguran itu justru memicu reaksi dari penumpang mobil. Sejumlah orang disebut turun dari kendaraan dan membawa petugas sekuriti tersebut ke pos keamanan,” tulis keterangan dikutip dari akun Instagram @_thinksmart.id, Kamis (23/7/2026).

Polisi kini menangani dua aspek dalam perkara tersebut, yakni dugaan pelanggaran etik oleh personel Polda Jawa Barat melalui Bid Propam serta dugaan pelanggaran lalu lintas oleh pengemudi melalui Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut