JAKARTA, iNews.id - Taman Margasatwa Ragunan (TMR) mulai dipadati wisatawan pada momen long weekend Isra Miraj, Jumat (16/1/2026). Jumlah pengunjung mencapai 3.000 orang per pukul 09.00 WIB.
Pantauan iNews.id, pengunjung didominasi remaja dan keluarga. Banyak di antara mereka yang berolahraga maupun piknik sambil menikmati satwa-satwa yang tersedia di kebun binatang tersebut.
Siapa Sebenarnya Ayatollah Khamenei dan Seberapa Berpengaruh Keluarganya di Iran?
Humas Taman Margasatwa Ragunan, Wahyudi Bambang mengatakan jumlah pengunjung hari ini meningkat dari biasanya.
"Untuk pagi ini pengunjung sudah mencapai lebih dari 3.000 ya, ini masih pagi jam 09.00 WIB. Biasanya kalau Jumat dia ramainya setelah Salat Jumat, selepas jam 13.00 WIB," kata Wahyudi Bambang di kantornya, Jumat (16/1/2026).
Kapolda Metro Kerahkan 151 Personel di Ragunan, Pastikan Keamanan Wisatawan
Dia memprediksi jumlah pengunjung akan terus meningkat pada akhir pekan ini.
"Untuk prediksi hari ini pengunjung diprediksi 15.000 sampai 20.000, karena melihat di data awal pagi ini masih landai, kemungkinan sampai jam operasional selesai diperkirakan 15.000 sampai 20.000," tutur dia.
Hore! Sepasang Watusi Jadi Pendatang Baru di Ragunan, Go Publik 2026
Bambang mengimbau para pengunjung yang akan menikmati libur akhir pekan di Ragunan untuk membawa payung atau jas hujan mengingat cuaca belum stabil.
"Pagi ini kebetulan cerah nanti bisa jadi mendung, hujan, jadi kami imbau untuk pengunjung tetap melakukan persiapan seperti bawa payung atau jas hujan karens sewaktu-waktu kita harus antisipasi kalau turun hujan," ujar dia.
Bambang juga mengingatkan para orang tua untuk senantiasa menjaga sanak saudaranya, terutama anak-anak, agar tak terpisah di tengah keramaian. Sebab, kasus anak terpisah dengan orang tua cenderung meningkat di musim liburan.
"Terus yang kedua bagi pengunjung yang membawa anak kecil, bukan anak kecil saja, lansia atau pun keluarga yang mengalami kebutuhan khusus atau disabilitas mohon untuk diperhatikakn ketika berada di keramaian Taman Margasatwa Ragunan. Dan jangan melewati batas kandang, ini sangat berbahaya, juga jangan kasih makan ke satwa-satwa kita," tutur dia.
Editor: Rizky Agustian
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku