RS Darurat Wisma Atlet Rawat 527 Pasien, 318 Positif Corona
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah memperbarui jumlah pasien terpapar virus corona (Covid-19) yang menjalani rawat inap di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran Jakarta Pusat. Hingga pukul 08.00 WIB Rabu, (8/4/2020), totalnya mencapai 527 pasien.
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengatakan, pasien terdiri dari 336 laki-laki dan 191 perempuan. Menurutnya, ada penambahan jumlah pasien sebanyak 12 pasien jika dibandingkan data total per Selasa, (7/4/2020) yang merawat sebanyak 515 pasien.
"Dari 527 pasien, 318 pasien di antaranya telah dinyatakan positif virus corona. Pasien dalam pengawasan (PDP) 150 pasien, dan orang dalam pemantauan (ODP) 59 pasien," katanya ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat oleh iNewd.id, Rabu (8/4)2020) siang.
Dia menjelaskan, ada penambahan jumlah pasien terkonfirmasi positif sebanyak 26 pasien dibandingkan hari kemarin. Kendati demikian, ada penurunan sebanyak 15 pasien PDP yang sebelumnya tercatat 165 pasien.
Ada PSBB, Keluarga Menengah ke Bawah Jabodetabek Dapat Sembako Setiap Bulan
Tidak hanya pasien konfirmasi positif yang bertambah, tetapi juga ODP. Menurut Yudo, ODP bertambah satu orang dari yang sebelumnya 58 orang sehingga saat ini menjadi 59.
Diberitakan sebelumnya, pasien terkonfirmasi positif corona (Covid-19) terus bertambah menjadi 2.738 orang, Selasa (7/4/2020). Ada penambahan sebanyak 247 dibandingkan data sebelumnya yang mencapai 2.491 orang.
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, data tersebut direkap hari ini pukul 12.00 WIB.
"Masih ada penambahan kasus baru terkonfirmasi positif corona, karena itu patuhi betul untuk menjaga jarak dan tetap berada di rumah," ujar Yuri dalam konferensi pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Selasa (7/4/2020).
Sementara itu jumlah pasien positif corona yang sembuh tercatat 204 orang. Ada penambahan sebanyak 12 dibandingkan sebelumnya 192 orang.
Kemudian, pasien yang meninggal sebanyak 221 orang. Ada penambahan 12 dibandingkan sebelumnya mencapai 209 orang.
Editor: Muhammad Fida Ul Haq