Rugi Rp100 Juta, Kernet Bus Kapok Angkut Suporter Rusuh di Tol Jagorawi
BOGOR, iNews.id - Keributan antar-suporter sepak bola di Rest Area KM 21 Tol Jagorawi, Kabupaten Bogor membuat dua bus pengangkut suporter rusak. Pihak bus pun kapok mengangkut suporter bola.
"Kapok lah mas, kok bisa kayak gini, istilahnya ini kan buat cari makan. Cukup sampai sini saja lah, besok-besok sudah nggak mau lagi," kata salah satu kernet bus Lutfi, Senin (13/1/2025).
Akibat kerusuhan itu, busnya mengalami kerusakan parah pada bagian kaca, bodi hingga lampu bagian belakang. Kerugian akibat kerusakan tersebut ditaksir mencapai Rp100 juta.
"Kalau dikalkulasi kerugian memperbaiki Rp100 juta itu ada. Sudah ada pembicaraan kemarin sama semalam (dengan panitia suporter) bersedia bertanggung jawab," ujar Lutfi.
2 Kelompok Suporter Ricuh di Tol Jagorawi, Diduga Dipicu Aksi Sweeping
Saat kejadian bentrokan, dirinya langsung mengunci pintu bus dan bagasi. Dia lalu bersembunyi ke dalam minimarket karena tidak ingin terlibat bentrokan.
"Setelah kejadian, baru saya tengok bus saya kacanya sudah kayak gini semua," kata dia.
Luthfi menyebut, terdapat dua unit bus yang membawa suporter PSIS Semarang untuk menonton pertandingan melawan Persita Tangerang di Stadion Pakansari, Cibinong. Bus ketika itu disewa dadakan.
"Jadi Sabtu malam dia datang ke garasi, Minggu dini hari baru berangkat. Baru kali ini bawa suporter," kata Lutfi.
Sebelumnya, peristiwa berawal ketika suporter PSIS Semarang datang ke Stadion Pakansari, Cibinong untuk menonton pertandingan klub kesayangannya melawan Persita Tangerang pada Minggu (12/1/2025) sore. Namun, suporter PSIS tidak diperbolehkan masuk ke Pakansari.
Lalu, petugas Polres Bogor dengan panitia penyelenggara memulangkan mereka. Para suporter pun dikawal hingga pintu Tol Jagorawi.
Rupanya, sekitar pukul 15.00 WIB mereka tidak langsung pulang ke daerah asal melainkan masuk ke Rest Area KM 21 Tol Jagorawi dengan alasan menunggu makanan.
Sekitar pukul 18.49 WIB, suporter PSIS itu bertemu dengan suporter Persita yang pulang dari Stadion Pakansari di rest area dan terjadilah keributan.
Editor: Reza Fajri