Rusia Ngamuk Bombardir Gudang Amunisi Ukraina, 37 Orang Tewas
KIEV, iNews.id - Serangan drone militer Rusia menargetkan gudang senjata di dekat Ibu Kota Kiev, Ukraina, Sabtu (28/8/2026), menewaskan sedikitnya 37 orang. Selain itu puluhan orang lainnya mengalami luka dalam serangan yang berlangsung beberapa jam tersebut
"Sayangnya, jumlah korban tewas di Distrik Bucha bertambah menjadi 37 orang. Tim penyelamat dan seluruh layanan terkait terus melanjutkan operasi di lokasi kejadian," ujar Gubernur Kiev, Tymur Tkachenko, seperti dikutip dari Al Jazeera, Minggu (30/8/2026)
Ledakan dahsyat memgguncang Bucha setelah beberapa drone menghantam gudang amunisi di Kota Myla, sebelah barat Ibu Kota Kiev.
Tkachenko menyebut setidaknya 50 bangunan tempat tinggal rusak akibat serangan yang juga memicu kebakaran besa itu.
Hampir 400 orang dievakuasi dari lokasi serangan, sementara puluhan korban luka dilarikan ke rumah sakit.
Gudang amunisi yang menjadi target serangan
sedang terisi penuh bahan peledak.
Kejaksaan Agung Ukraina akan menyelidiki dugaan pelanggaran pidana yakni kelalaian oleh perusahaan. Penyelidikan akan berfokus pada legalitas penyimpanan benda dan bahan peledak di area padat penduduk.Jaksa juga akan menyelidiki apakah perusahaan yang tersebut memiliki izin dan persetujuan yang diperlukan untuk menyimpan amunisi.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, serangan tersebut diikuti dengan ledakan dahsyat. Namun dia enggan memberi penjelasan rinci mengenai lokasi kejadian. Zelensky hanya memastikan proses hukum pidana akan dilakukan.
"Ada peraturan yang berlaku, amunisi tidak boleh disimpan di dekat rumah atau kawasan permukiman lain," kata Zelensky.
Selain terhadap gudang amunisi, serangan Rusia ke Kota Kiev pada Sabtu dini hari menewaskan tiga orang, termasuk seorang bocah berusia 2 tahun, serta remaja perempuan 14 tahun.
Sementara itu di Rusia, setidaknya tiga orang tewas dan sembilan lainnya luka akibat serangan drone Ukraina ke.wilayah Belgorod.
Satu orang lainnya tewas dan tiga orang lainnya terluka dalam serangan drone Ukraina di Sevastopol, wilayah di Semenanjung Krimea yang dicaplok Rusia.
Militer Rusia dan Ukraina saling meningkatkan serangan jarak jauh dalam beberapa bulan terakhir, termasuk menargetkan infrastruktur sipil, seperti gudang logistik serta fasilitas minyak dan pelabuhan.
Editor: Anton Suhartono