Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Aktivitas Vulkanik Menurun, Warga Sekitar Anak Krakatau Diimbau Tetap Waspada dan Pakai Masker
Advertisement . Scroll to see content

Sekolah di Jakarta Mulai Belajar Tatap Muka Besok, Siswa Diminta Tetap Pakai Masker

Selasa, 08 September 2026 - 18:31:00 WIB
Sekolah di Jakarta Mulai Belajar Tatap Muka Besok, Siswa Diminta Tetap Pakai Masker
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: Danandaya Arya Putra)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk seluruh satuan pendidikan di Jakarta berakhir hari ini. Dengan demikian, seluruh siswa akan kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar secara tatap muka di sekolah mulai Rabu (9/9/2026) besok.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menuturkan, kebijakan PJJ tidak diperpanjang karena kondisi sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Jakarta mulai berkurang.

"Untuk PJJ, besok sekolah normal kembali. Tadi saya sudah meminta kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk segera mengeluarkan SE," ucap Pramono saat ditemui di Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026).

Selain kondisi abu vulkanik yang mulai membaik, kembali normalnya aktivitas penerbangan menjadi salah satu pertimbangan Pemprov DKI Jakarta untuk mengakhiri kebijakan PJJ.

"Berbagai alasan, salah satunya adalah karena memang penerbangan sendiri itu sebagai salah satu parameter sekarang sudah berjalan dengan normal," tuturnya.

Meski kegiatan belajar mengajar kembali dilakukan secara tatap muka, Pramono meminta para siswa tetap menggunakan masker saat berangkat ke sekolah sebagai langkah antisipasi.

Sebelumnya, sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang terdeteksi di Jakarta pada Minggu (6/9/2026) membuat Pemprov DKI Jakarta menerapkan PJJ bagi seluruh satuan pendidikan mulai Senin (7/9/2026).

Kebijakan tersebut kemudian diperpanjang satu hari hingga Selasa (8/9/2026) karena kondisi sebaran abu vulkanik masih perlu dipantau.

Selain menerapkan PJJ, Pemprov DKI Jakarta melakukan penyemprotan water mist sejak Minggu (6/9/2026). Upaya tersebut dilakukan untuk membasahi endapan abu vulkanik agar tidak kembali beterbangan dan mengganggu kualitas udara.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut