Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Motif Pria Nekat Culik Anak di Bekasi: Supaya Balikan dengan Ibu Korban
Advertisement . Scroll to see content

Sempat Hilang Dua Hari, Pelajar SMK Ditemukan Tewas di Kali Antir Bekasi

Jumat, 05 Februari 2021 - 13:29:00 WIB
Sempat Hilang Dua Hari, Pelajar SMK Ditemukan Tewas di Kali Antir Bekasi
Ilustrasi, Pelajar SMK kelas X ditemukan tewas tenggelam di Kali Antir Kampung Pengarengan Sasak Antir RT 15/7, Desa Sukadaya, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jum’at (5/2/2021). (Foto: Dok. Sindonews).
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.id - Pelajar SMK kelas X ditemukan tewas tenggelam di Kali Antir Kampung Pengarengan Sasak Antir RT 15/7, Desa Sukadaya, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, Jum’at (5/2/2021). Pelajar bernama Daud (17) itu sempat menghilang sejak Rabu (3/2/2021). 

Kepala Kepolisian Sektor Tambelang, AKP Shodirin mengatakan, korban ditemukan tewas tujuh kilomter dari lokasi tercebur dan tenggelam  saat mencuci sepeda motornya. Saat ini jasad korban telah dimakamkan di Kampung Gerak RT 3/5, Kecamatan Sukawangi.

“Ditemukan tadi pagi pukul 05.30 WIB oleh tim gabungan, jenazah korban sudah diserahkan ke rumah duka,” ujar Shodirin di Bekasi, Jumat (5/2/2021).

Dia menuturkan, korban pada Rabu (3/2/2021) tengah mencuci motor di dekat Kali Antir. Korban kemudian langsung meloncat ke kali saat melihat temannya berenang padahal arus air saat itu cukup deras. “Korban yang tidak bisa berenang langsung terbawa arus,” tuturnya. 

Melihat korban tenggelam, ketiga rekanya panik tapi tidak bisa menolong karena kondisi arus air cukup deras. Ketiga rekannya kemudian meminta pertolongan warga dan dilaporkan kepada polisi serta BPBD Kabupaten Bekasi.

Petugas yang mendapatkan laporan langsung terjun ke lokasi mencari korban di Kali Anter. Selain polisi, TNI dan Tim URC Satgas BPBD juga diterjunkan mencari korban dengn menyisir pinggiran sungai menggunakan perahu karet.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln menyampaikan, setelah mencari selama dua hari korban ditemukan menyangkut di sampah berjarak tujuh kilometer dari lokasi tenggelam.

”Pencarian sempat terkendala cuaca, namun akhirnya diketemukan tadi pagi,” katanya.

Dia mengimbau masyarakat Bekasi untuk waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem karena sudah mulai musim penghujan dan rawan banjir. ”Saya minta warga untuk waspada, kondisi musim hujan membuat debit air sungai menjdi deras, dan sangat berbahaya,” ucapnya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut