Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pramono Minta Satpol PP Koordinasi dengan Polisi Tindak Pengendara Lawan Arah
Advertisement . Scroll to see content

Tak Ada Negosiasi dengan PKL Tanah Abang, 60 Satpol PP Jaga Tiap Hari

Senin, 21 Januari 2019 - 17:08:00 WIB
Tak Ada Negosiasi dengan PKL Tanah Abang, 60 Satpol PP Jaga Tiap Hari
Ilustrasi Satpol PP DKI (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Ketertiban dan keamanan kawasan Pasar Tanah Abang menjadi fokus Pemprov DKI pascakerusuhan pedagang kaki lima (PKL), Kamis (17/1/2019) lalu. Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Megantara mengerahkan 60 anggota Satpol PP dan 15 Dishub untuk berjaga di lokasi tersebut.  

“Kita rutin 60 petugas Satpol PP di kawasan itu, dengan Dinas Perhubungan sekitar 15 orang menjaga kawasan itu,” kata Bayu di Jakarta, Senin (21/1/2019).

Selain pengamanan, petugas Satpol PP dan Dishub juga dikerahkan untuk membantu mengatur lalu lintas di Tanah Abang. Pemkot Jakarta Pusat menitikfokuskan penjagaan di Jalan Jatibaru, tepatnya di bawah Jembatan Penyebrangan Multiguna (JPM) (skybridge).

Bayu mengatakan, petugas juga menyisir kawasan Tanah Abang setiap hari. Sejauh ini sudah empat kali pascakerusuhan.

“Menjaga ruang publik, terutama trotoar di kawasan itu yang memang sudah relatif baik tetap kita jaga. Kalau enggak dijaga ya seperti apa,” ujar dia.

Gubernur DKI Anies Baswedan mengaku enggan bernegosiasi dengan oknum PKL yang membandel. Dia memastikan penertiban akan terus dilakukan untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

Anies menjamin penertiban selanjutnya akan dilakulan dengan lebih profesional demi menghindari gesekan yang kemungkinan bisa berulang.

“Jadi penertiban akan jalan terus, dan kami akan lakukan dengan profesional,” ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Senin (21/1/2019).

Editor: Khoiril Tri Hatnanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut