Tanggapan KAI soal Aksi Diduga Pelecehan Seksual di KRL yang Viral di Medsos
JAKARTA, iNews.id - Kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami seorang penumpang perempuan di KRL Commuter Line telah mendapat respons dari pihak KAI. Setelah video pengakuan korban diunggah di akun Instagram @inanisaaaa_ viral di media sosial, KAI Commuter menyatakan telah menindaklanjuti laporan tersebut.
Apa tanggapan KAI atas insiden diduga pelecehan seksual di KRL yang viral di media sosial ini? Simak informasi selengkapnya hanya di artikel ini.
Pada Selasa (10/3/2026), akun resmi KAI Commuter menyampaikan keprihatinan atas kejadian yang dialami korban sekaligus menegaskan bahwa pihaknya tidak menoleransi segala bentuk pelecehan seksual di transportasi publik.
"Kami turut prihatin atas kejadian yang dialami serta tidak menoleransi segala bentuk tindakan pelecehan seksual. Guna kami lakukan tindak lanjut, mohon informasikan kembali detail kronologi kejadian melalui DM," tulis pihak KAI Commuter dalam kolom komentar unggahan korban, dikutip Rabu (11/3/2026).
Terungkap! Pelecehan Seksual Atlet Panjat Tebing Pelatnas Terjadi Sejak 2021, dari Masturbasi hingga Pemerkosaan
Terkini, KAI Commuter kembali memberikan update penanganan kasus tersebut. Mereka menyebut terduga pelaku telah diamankan oleh petugas.
Pelaku disebut telah diamankan sehari setelah kejadian, tepatnya pada Selasa (10/3/2026) saat memasuki area stasiun. Kini pelaku telah diserahkan ke pihak kepolisian setempat untuk penanganan lebih lanjut.
Viral Pelecehan Seksual di KRL, KAI Commuter Buru Pelaku dan bakal Blacklist!
"Menindaklanjuti laporan tersebut, terduga pelaku sudah diamankan oleh petugas kami pada 10 Maret 2026 saat memasuki area stasiun. Selanjutnya terduga pelaku telah diserahkan ke pihak kepolisian setempat untuk penanganan lebih lanjut," ujar KAI.
Kasus ini sebelumnya viral dan menjadi perhatian publik setelah korban membagikan pengalamannya mengalami dugaan pelecehan saat berada di gerbong KRL pada Senin (9/3/2026) pagi. Korban mengaku sempat syok saat kejadian berlangsung, hingga akhirnya memberanikan diri merekam serta berteriak meminta bantuan penumpang lain.
Unggahan tersebut kemudian dibanjiri dukungan dari warganet. Mereka juga menyoroti pentingnya keamanan dan perlindungan penumpang di transportasi umum.
Editor: Muhammad Sukardi