Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Taman Bendera Pusaka Bakal Diresmikan Bulan Depan, Ini Bocoran Tanggalnya
Advertisement . Scroll to see content

Tawuran Kerap Terjadi di Manggarai, Pramono Duga Ada yang Benturkan Warga

Senin, 05 Januari 2026 - 19:56:00 WIB
Tawuran Kerap Terjadi di Manggarai, Pramono Duga Ada yang Benturkan Warga
Gubernur Jakarta Pramono Anung (foto: Danandaya Arya)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gubernur Jakarta Pramono Anung mengaku telah menerima laporan mengenai tawuran yang kembali pecah di Manggarai pada awal tahun ini. Dia akan menelusuri akar penyebab terjadinya tawuran berulang di Manggarai.

"Ya nanti kemarin wali kota sudah memberikan laporan. Memang kami ingin mendalami terlebih dahulu dan dulu kan memang saya sudah pesan juga," kata Pramono di Jakarta, Senin (5/1/2026).

Meski masih dalam pendalaman, Pramono menduga ada pihak yang sengaja membenturkan masyarakat hingga terjadinya tawuran di Manggarai.

"Kami menduga memang ada yang membenturkan. Tetapi nanti secara spesifik saya minta untuk Pak Wali Kota yang menjelaskan," ujarnya.

Menurutnya, upaya pencegahan tawuran akan difokuskan pada penyaluran kegiatan yang positif dan produktif. Dengan demikian, energi yang selama ini digunakan untuk tawuran bisa dialihkan ke aktivitas yang bermanfaat.

"Jadi paling utama sebenarnya energinya itu harus tersalurkan secara benar. Dan untuk itu, maka ruang untuk yang melakukan tawuran ya energinya disalurkan. Bekerja," ucapnya.

Sebelumnya, tawuran pecah di terowongan Manggarai, Jalan Dr Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (2/1/2026). Penumpang KRL di Stasiun Manggarai terkena gas air mata imbas tawuran tersebut.

Sejumlah penumpang melaporkan dampak gas air mata yang terbawa angin hingga ke kawasan stasiun.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih mengatakan, pihaknya menembakkan gas air mata untuk membubarkan tawuran itu. Dia memastikan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut