Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Madiun Curhat ke BGN, Warga Menangis Minta MBG
Advertisement . Scroll to see content

Terdesak Biaya Berobat, Pria Asal Bogor Nekat Curi HP Milik Warga Tambora

Jumat, 30 Desember 2022 - 02:28:00 WIB
Terdesak Biaya Berobat, Pria Asal Bogor Nekat Curi HP Milik Warga Tambora
Aksi pencurian di rumah warga. (foto ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polisi menangkap pelaku pencurian dua unit handphone milik warga Tambora. Pria asal Bogor, Jawa Barat  bernama Rafly (25) itu nekat mencuri untuk biaya berobat dirinya.

Kejadian pencurian itu berlangsung di Jalan Krendang Selatan Kelurahan Krendang Kecamatan Tambora, Jakarta Barat pada Selasa, 27 Desember 2022 sekira pukul 11.00 WIB. Saat itu, korban bernama Andi Kurniawan hendak mencuci piring di dapur rumahnya. 

"Tiba-tiba korban mendengar ada yang membuka pagar rumahnya. Setelah itu korban keluar ternyata ada seorang pria tidak kenal (pelaku)," ujarnya, Kamis (29/12/2022). 

Saat korban memergoki pelaku, korban langsung panik dan berpura-pura bertanya tentang lokasi penjual galon isi ulang. Korban saat itu menjawab bahwa lokasi penjual galon isi ulang ada di sebelah. 

Selanjutnya, pelaku pergi meninggalkan rumah korban. Tanpa curiga, korban lalu kembali melanjutkan pekerjaannya. 

"Tidak berapa lama, ternyata pelaku datang lagi dan masuk ke dalam rumah, lalu korban keluar dan mengecek dua handphonenya sudah tidak ada di tempatnya. Korban berteriak 'maling' dan pelaku berhasil diamankan sejumlah warga," kata Putra. 

Pelaku sempat menjadi bulan-bulanan warga sekitar. Menurut Putra, motif pelaku melakukan aksi pencurian itu untuk biaya berobat. Pelaku diketahui sedang mengalami sakit usus buntu, bahkan sudah dilakukan operasi, hanya saja tak kunjung sembuh.

"Kami sudah melakukan pengecekan data kesehatan pelaku dan memang betul dia sedang rawat jalan," tuturnya. 

Sementara itu, korban yang mengetahui motif pelaku langsung iba dan tidak ingin masalah tersebut dilanjut ke proses hukum.  "Korban dan pelaku sepakat untuk berdamai karena korban tidak tega melihat kondisi penyakit yang diderita oleh pelaku," katanya.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut