Terjatuh Setinggi 13 Meter, Ini Cerita Korban Tertimpa di Tol Becakayu
JAKARTA,iNews.id – Enam korban tertimpa tiang pancang proyek Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) Jalan DI Panjaitan, Cawang, Jakarta Timur, masih menjalani perawatan di Rumah Sakit UKI. Sementara satu korban lain dirujuk ke Rumah Sakit Polri Kramatjati karena mengalami luka cukup parah.
Keenam korban yang dirawat di Rumah Sakit UKI adalah Supri (47), warga Pomahan, Kali Putih Kecamatan Singorejo, Kendal; Kipran (37), warga Dadapan, Singorojo, Kendal; Sarmin (46) warga Pomahan, Kali Putih Kecamatan Singorejo, Kendal; Agus (17); Rusman (36) warga Bumisari Wanajaya, Cisolok, Sukabumi, dan Joni Arisman (40) warga Cikelat, Cisolok, Sukabumi. Sementara korban yang dirawat di RS Polri Kramatjati bernama Waldi (41) asal Kendal, Jawa Tengah. Ketujuh pekerja tersebut rata-rata mengalami luka lecet hingga patah tulang.
Salah seorang korban Kirpan mengatakan, saat kejadian sekitar pukul 02.58 WIB dini hari, sedang dilakukan pengecoran pier head di tiang pancang Tol Becakayu. Diduga masih basah, bekisting merosot sehingga jatuh. Kirpan dan pekerja lainnya terjatuh dari ketinggian 13 meter.
“Langsung pingsan, ada memar di dada,” kata Kirpan, di Rumah Sakit UKI, Selasa (20/2/2018).
Kirfan langsung dilarikan ke rumah sakit UKI. Menurut perawatan medis, korban mengalami trauma tumpul thorax.
Wali Kota Jakarta Timur Bambang M sempat datang untuk meninjau lokasi ambruknya tiang pancang Tol Becakayu di Jalan DI Panjaitan. Pihaknya mengaku sudah melakukan koordinasi dengan dinas terkait lainnya mengenai kejadian tersebut. Salah satunya berkoordinasi dengan Dinas Ketenagakerjaan guna memastikan para pekerja yang menjadi korban terkover asuransi kesehatan.
“Selain itu, kami juga akan terus melakukan pengawasan proyek-proyek di Jakarta Timur secara berkala mengingat kejadian seperti ini sudah terjadi tiga kali,” kata Bambang.
Editor: Khoiril Tri Hatnanto