Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Konvoi Mobil Zig-zag di Tol Becakayu, Polisi Buru Pengemudi
Advertisement . Scroll to see content

Tersangka Perempuan yang Sarankan Jasad Iin Puspita Disimpan di Lemari

Jumat, 23 November 2018 - 16:08:00 WIB
Tersangka Perempuan yang Sarankan Jasad Iin Puspita Disimpan di Lemari
Polres Metro Jakarta Selatan menggelar rekonstruksi pembunuhan terhadap Ciktuti Iin Puspita (22), yang mayatnya ditemukan lemari kamar kos di Mampang Prapatan. (Foto: iNews.id/Feldy Utama)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Polres Metro Jakarta Selatan menggelar rekonstruksi pembunuhan terhadap Ciktuti Iin Puspita (22), yang mayatnya ditemukan lemari kamar kos di Mampang Prapatan. Ada 13 adegan yang diperagakan pelaku Yustian dan Nisa Regina mulai dari menganiaya hingga menyimpan mayat korban ke dalam lemari.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar mengatakan, pembunuhan terjadi saat kedua tersangka datang ke kos korban. Selanjutnya terjadi percekcokan antara pelaku dengan korban. Dari situ, berlanjut pada aksi pembunuhan yang dilakukan pelaku dengan cara memukul kepala korban pakai palu.

“Palu itu memang sudah ada di situ, kadang dipakai korban untuk pasang apa-apa di tembok bangunan, begitu juga pelaku. Nah, palu itu yang dipakai pelaku menganiaya korban hingga membuatnya meninggal,” kata Indra di lokasi, Jumat (23/11/2018).

Pelaku Yustian memukul kepala bagian kanan atas korban hingga terjatuh. Setelah itu, pelaku menjerat leher korban dengan tali sweater untuk memastikan sudah meninggal dunia.

“Kita lihat dalam rekonstruksi, sementara ini tersangka perempuan tidak melakukan apa-apa, tapi justru ada saran dari yang bersangkutan untuk menyimpan mayat itu dalam lemari,” ujar Indra.


Kedua pelaku menyeret jenazah korban ke dalam lemari. Kemudian, pelaku membersihkan darah korban yang berceceran di lantai dengan kain.

“Keliatan dari tindakan yang mereka lakukan, mereka ingin menghilangkan jejak, seperti lantai dibersihkan pakai kain yang ada. Bahkan, baju juga dijadikan barang bukti,” ucap dia.

Saat ini proses reka ulang masih berlangsung. Kegiatan itu untuk mengetahui secara rinci detik-detik pelaku membunuh korban Iin Puspita.

“Nanti kelihatan urutan-urutannya di sana, sampai di sana, sampai korban meninggal dunia. Kemudian dimasukkan dalam lemari dan saat itu pula para pelaku ini melarikan diri,” kata Indra.

Editor: Khoiril Tri Hatnanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut