Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Detik-Detik Oknum TNI AL Aniaya 2 Warga hingga 1 Orang Tewas di Depok
Advertisement . Scroll to see content

Terungkap! Ini Motif Oknum TNI AL Aniaya 2 Warga hingga 1 Orang Tewas di Depok

Senin, 05 Januari 2026 - 07:55:00 WIB
Terungkap! Ini Motif Oknum TNI AL Aniaya 2 Warga hingga 1 Orang Tewas di Depok
Ilustrasi penganiayaan. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

DEPOK, iNews.id - Polisi mengungkapkan motif oknum anggota TNI AL, Serda M menganiaya dua pria berinisial WAT (24) dan DN (39) di Gang Swadaya Emas, Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Depok, pada Jumat (2/1/2026) lalu. Korban WAT tewas akibat penganiayaan itu.

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi mengatakan penganiayaan itu dipicu dugaan adanya transaksi narkoba.

“Motifnya karena diduga kedua korban melakukan penempelan atau sedang melakukan transaksi narkoba,” kata Made, Senin (5/1/2026).

Meski begitu, dia menambahkan, pihaknya belum bisa memastikan kedua korban benar sedang bertransaksi narkoba. Penyelidikan masih terus dilakukan.

“Kalau terbukti narkoba atau tidak kami belum menerima infonya,” ujar dia.

Sebelumnya, Kadispen TNI AL, Laksma Tunggul mengungkapkan kronologi awal Serda M menganiaya WAT dan DN. Dia menjelaskan, sebelum kejadian, Serda M mencurigai kedua korban yang akan melakukan transaksi ilegal.

“​Peristiwa bermula saat Serda M bersama warga mencurigai bahwa dua orang yang datang ke wilayah tempat tinggalnya diduga akan melaksanakan transaksi ilegal,” kata Tunggul kepada wartawan, Sabtu (3/1/2026).

Setelahnya, kata dia, Serda M bersama warga melakukan tindakan penganiayaan yang menyebabkan korban luka parah. Bahkan, korban berinisial WAT tewas setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit.

“Serda M bersama warga melakukan tindakan kekerasan fisik secara berlebihan kepada kedua korban yang berakibat satu orang meninggal dunia setelah sempat dibawa ke RS Bhayangkara Brimob, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat,” ujar dia.

Tunggul pun menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut. Dia juga menyayangkan peristiwa itu bisa terjadi. 

Dia memastikan Serda M tengah menjalani pemeriksaan oleh Polisi Militer Kodaeral III.

​“Saat ini, Serda M sedang menjalani proses pemeriksaan intensif atas perbuatannya secara hukum militer. ​TNI AL menyayangkan terjadinya insiden ini dan menegaskan bahwa Proses hukum akan dilakukan secara transparan dan profesional serta akan mengawal kasus ini hingga tuntas,” jelas dia.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut