Terungkap, Iran Kirim Ratusan Rudal Balistik ke Rusia
DUBAI, iNews.id - Iran dilaporkan telah mengirim ratusan rudal balistik permukaan ke permukaan ke Rusia. Pengiriman itu membuktikan
semakin kuatnya kerja sama militer kedua negara.
Beberapa sumber mengatakan kepada Reuters, Iran menyediakan sekitar 400 rudal balistik, sebagian besar adalah Zolfaghar dari keluarga
senjata jarak pendek Fateh-110, ke Rusia.
Rudal Zolfaghar yang diangkut dan ditembakkan dari platform bergerak bisa menghantam target pada jarak antara 300 hingga 700 km.
Sumber lainnya mengatakan, pengiriman dimulai pada awal Januari 2024. Kedua pejabat keamanan kedua negara mencapai kesepakatan pengiriman rudal tersebut saat bertemu pada akhir tahun lalu.
Misteri Pangkalan Militer AS Tower 22 Luluh Lantak Diserang Drone Iran, Kenapa Tak Terdeteksi?
Kementerian Pertahanan (Kemhan) Iran maupun Garda Revolusi Iran menolak berkomentar tentang informasi ini. Kemhan Rusia juga belum
memberikan komentar.
Sementara itu seorang pejabat militer Iran mengatakan, setidaknya empat pengiriman rudal sudah dilakukan dan akan menyusul lebih banyak lagi dalam beberapa pekan mendatang.
Iran Siap Tanggapi dengan Tegas Serangan AS di Timur Tengah, sesuai Hukum Internasional
Sumber pejabat senior Iran lainnya mengatakan, beberapa rudal dikirim ke Rusia menggunakan kapal melalui Laut Kaspia, sebagian lainnya
dikirim menggunakan pesawat.
“Akan ada lebih banyak pengiriman. Tidak ada alasan untuk menyembunyikannya. Kami diperbolehkan mengekspor senjata ke negara
mana pun yang kami inginkan,” kata sumber pejabat itu.
Pembatasan ekspor sejumlah rudal, drone, dan teknologi lain yang diberlakukan Dewan Keamanan PBB terhadap Iran telah berakhir pada
Oktober 2023. Namun, Amerika Serikat dan Uni Eropa tetap mempertahankan sanksi terhadap program rudal balistik Iran di tengah
kekhawatiran atas ekspor senjata ke kelompok-kelompok bersenjata proksi di Timur Tengah dan Rusia.
Juru Bicara Keamanan Nasional AS John Kirby mengatakan sebelumnya mengatakan negaranya khawatir Rusia segera memperoleh senjata balistik jarak pendek Iran, selain rudal dari Korea Utara.
Editor: Anton Suhartono