Tolak Jadi Tempat Isolasi, Hotel di Bekasi Takut Punya Label Bekas Pasien Covid-19
BEKASI, iNews.id – Sejumlah hotel bintang 3 di Kota Bekasi enggan untuk digunakan sebagai tempat isolasi pasien positif virus corona (Covid-19). Padahal, arahan pemerintah pusat agar hotel bisa bekerja sama untuk menyediakan tempat penanganan pasien Covid-19.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, pemilik hotel khawatir masyarakat takut menginap jika kamar pernah digunakan oleh pasien Covid-19. Kondisi itu akan berpengaruh terhadap pendapatan mereka.
”Kita sudah tanyakan kepada mereka (pemilik hotel) agar tempatnya digunakan tempat isolasi, tapi mereka masih pikir-pikir,” ujar Rahmat di Posko Gugus Tugas Covid-19 Kota Bekasi, Senin (21/9/2020).
Dia menuturkan, keberadaan hotel bintang 2 dan 3 di Kota Bekasi hanya sedikit. Hingga kini, kata dia belum ada hotel yang menyatakan kesediaan untuk dijadikan tempat isolasi.
Sri Mulyani Siapkan Rp3,5 Triliun untuk Bayar Hotel Isolasi Pasien Covid-19
Menurutnya, hotel yang ada di Kota Bekasi masih beroperasi melayani kebutuhan masyarakat. "Mereka takut hotelnya punya label bekas perawatan pasien corona (Covid-19),” ucapnya.
Editor: Kurnia Illahi