Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Ditiru! Remaja di Jaktim Tawuran Pakai Kembang Api saat Malam Tahun Baru
Advertisement . Scroll to see content

Tragis, Warga Cikarang Timur Tewas usai Niat Lerai Tawuran Remaja

Jumat, 13 Juni 2025 - 04:00:00 WIB
Tragis, Warga Cikarang Timur Tewas usai Niat Lerai Tawuran Remaja
Ilustrasi tawuran remaja di Cikarang Timur menewaskan seorang pria yang berniat melerai. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

CIKARANG, iNews.id - Niat baik seorang warga untuk melerai tawuran justru berujung tragis. Seorang pria dari Kampung Citarik, Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi tewas dibacok saat mencoba menghentikan tawuran remaja pada Kamis (12/6/2025) dini hari.

Menurut Ketua RT 01/01 Suherman, peristiwa memilukan itu terjadi sekitar pukul 01.45 WIB. Korban awalnya melihat dua kelompok pemuda yang terlibat dalam aksi saling serang menggunakan senjata tajam.

Didampingi tiga rekannya, korban berinisiatif untuk melerai. Namun nahas, ia justru terjatuh dan menjadi sasaran pembacokan brutal oleh salah satu kelompok.

“Kalau dilihat dari CCTV, korban berusaha melerai, tapi terjatuh lalu diserang dan dibacok secara brutal,” ujar Suherman kepada wartawan Kamis (12/6/2025).

Meski sempat dilarikan ke RS Anisa, nyawa korban tidak tertolong. Dalam perjalanan menuju rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia. Jenazahnya kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur untuk kepentingan autopsi.

Pihak kepolisian dari Polsek Cikarang Timur dan Polres Metro Bekasi sudah turun ke lokasi kejadian. Rekaman CCTV di sekitar lokasi telah diamankan, dan sejumlah warga telah dimintai keterangan sebagai saksi.

Hingga kini, motif tawuran masih dalam penyelidikan. Polisi menduga dua kelompok remaja tersebut telah membuat janji untuk bertemu sebelumnya. 

Namun, belum dapat dipastikan apakah pertemuan tersebut berkaitan dengan aktivitas gangster atau bentuk tawuran biasa.

“Belum jelas ini bentuk gangster atau hanya tawuran biasa, tapi kuat dugaan mereka memang sudah janjian sebelumnya,” ungkap Suherman.

Peristiwa ini menjadi insiden pertama yang menelan korban jiwa di lingkungan tersebut. Sebagai langkah antisipatif, warga bersama pihak RT berencana menghidupkan kembali kegiatan ronda malam atau siskamling guna memperketat keamanan lingkungan.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut