Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sopir Ngantuk Bus Transjakarta Adu Banteng di Jalur Langit Lukai Puluhan Penumpang
Advertisement . Scroll to see content

Transjakarta Adu Banteng di Jalur Langit Cipulir, Pramono Minta Operator Disanksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:37:00 WIB
Transjakarta Adu Banteng di Jalur Langit Cipulir, Pramono Minta Operator Disanksi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta Transjakarta memberikan sanksi kepada operator usai kecelakaan adu banteng di jalur langit Cipulir. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut insiden kecelakaan bus Transjakarta di jalur langit disebabkan kelalaian sopir yang mengalami microsleep saat berkendara. Kondisi ini membuat sopir melintas jalur berlawanan di Koridor 13 yang mengakibatkan kecelakaan adu banteng.

"Berkaitan dengan kejadian tabrakan yang kemarin di Cipulir ke arah JORR itu, memang betul-betul karena Pak Yayan itu ketiduran. Saking ngantuknya, dan polisi sudah menyampaikan apa ya istilahnya microsleep, kemudian melintasi jalur, bertabrakan," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Pramono menduga kekurangan waktu tidur membuat sopir kelelahan saat bekerja. Terkait permasalahan itu, Pramono enggan ikut campur.

"Mungkin tidurnya di rumah kurang gitu, tetapi sekali lagi, saya nggak mau ikut campur urusan tidur," katanya.

Dalam insiden ini, Pemprov DKI Jakarta tidak hanya akan memberikan sanksi kepada pengemudi. Pramono menegaskan, operator juga harus bertanggung jawab atas pembinaan dan pengawasan terhadap pramudi Transjakarta.

"Yang paling penting kami sudah memerintahkan kepada Transjakarta, operatornya juga harus diberikan sanksi, ditegur untuk itu. Bukan hanya yang disanksi adalah sopirnya, karena operator juga yang membina itu harus bertanggung jawab," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut