Transjakarta Minta Maaf Bus Tabrak Toko di Jaksel, Bantah akibat Rem Blong
JAKARTA, iNews.id - PT Transjakarta meminta maaf atas kecelakaan bus menabrak toko hingga porak-poranda di Setiabudi, Jakarta Selatan (Jaksel), Sabtu (6/9/2025). Peristiwa itu melukai penjaga toko berinisial S (34).
"Transjakarta mohon maaf atas kejadian ini," ujar Kepala Departemen Humas dan CSR PT Transjakarta, Ayu Wardhani saat dikonfirmasi, Sabtu (6/9/2025).
Dia membantah kecelakaan tunggal itu akibat rem blong. Kendati demikian, dia memastikan pihaknya tetap melakukan investigasi internal lebih lanjut.
"Rem tidak blong, Transjakarta dan operator secara paralel sudah melakukan pengecekan, dan memastikan tidak ada kendala teknis. Kami sedang melakukan investigasi internal lebih lanjut," kata Ayu.
Kecelakaan Bus Transjakarta Tabrak Toko di Jaksel, 1 Orang Luka-luka
Dia menyerahkan sepenuhnya peristiwa itu ke Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya.
"Kasusnya juga sudah ditangani oleh kepolisian," ujarnya.
Bus Rombongan Wisatawan Masuk Jurang 300 Meter, 15 Orang Tewas
Kecelakaan berawal ketika bus Transjakarta bernomor polisi B 7036 TGX milik Perum DAMRI yang dikemudikan LK (44) berjalan dari arah selatan di Jalan Minangkabau. Sesampainya di putaran Jalan Dr Saharjo, bus tidak terkontrol oleng ke kanan dan menabrak toko.
Kecelakaan di Bandung, Pemotor Tewas Tertabrak Bus hingga Masuk Kolong
Sementara itu, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani mengatakan S (34) mengalami luka pada kedua kaki akibat kecelakaan itu. Korban telah dilarikan ke RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.
"Korban mengalami luka pada pergelangan kaki kiri, pergelangan kaki kanan lecet dan mendapatkan pertolongan medis di RSCM Jakarta," ujar Ojo saat dikonfirmasi, Sabtu (6/9/2025).
Kecelakaan Bus Terulang di Afghanistan Tewaskan 25 Orang, Mayat Bergelimpangan
Editor: Rizky Agustian