Transjakarta Rute Blok M-Bandara Soetta Segera Beroperasi, Tarif Hanya Rp3.500
JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan akan segera meluncurkan trayek baru Transjabodetabek rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Pembukaan rute ini merupakan semangat membangun transportasi wilayah aglomerasi Jakarta.
"Saya termasuk yang kemudian betul-betul secara serius untuk membuka yang namanya Transjabodetabek. Sekarang dari Banten ke Jakarta itu sudah terhubung dari Alam Sutera, Blok M. PIK 2, Blok M. Bentar lagi akan kita buka dari Soekarno-Hatta ke Blok M," kata Pramono dalam keterangannya dikutip, Kamis (5/2/2026).
Pramono meyakini masyarakat akan menyambut baik ide trayek atau rute baru tersebut. Sebab, tarif yang dikenakan terbilang murah dengan fasilitas yang mumpuni.
"Pasti orang akan menggunakan itu. Gimana, dari Soekarno-Hatta sampai Blok M cuma bayar Rp3.500, mobilnya bagus? Siapa yang enggak mau? Pasti mau," tuturnya.
Asyik! Pramono akan Buka Rute Baru Transjabodetabek: Blok M-Soetta dan Cawang-Jababeka
Keseriusan membangun sektor transportasi antardaerah untuk menurutnya juga salah satu mengurangi kemacetan yang ada di Jakarta. Dengan demikian diharapkan pengguna moda transportasi umum juga semakin meningkat.
"Itu secara signifikan akan mengurangi kemacetan yang ada di Jakarta," ucapnya.
Asyik! Bus Transjabodetabek juga Pakai Tarif Khusus HUT ke-80 RI
Sebelumnya, Pramono memastikan rute itu tidak akan mengganggu layanan transportasi umum yang sudah ada, termasuk Damri.
Asyik! Pramono Resmikan Transjabodetabek Rute Dukuh Atas-Bekasi, Lewat Tol Becakayu
"Ya tentunya pasti akan ada koordinasi (dengan Damri), tapi kan ini pilihan. Kami tidak akan mengurangi, tidak menutup trayek-trayek yang sekarang sudah berjalan," ujar Pramono di Jakarta Barat (Jakbar), Kamis (22/1/2026).
Pramono menegaskan, pembukaan rute baru itu bertujuan untuk memperbanyak pilihan masyarakat menggunakan moda transportasi umum. Dengan semakin banyak opsi transportasi umum, warga diharapkan beralih dari kendaraan pribadi.
Editor: Aditya Pratama