Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Arus Balik lebaran di Lingkar Gentong Tasikmalaya Ramai Lancar di Hari Pertama Kerja
Advertisement . Scroll to see content

Transjakarta Tambah Armada dan Jam Operasional saat Arus Balik Lebaran

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:48:00 WIB
Transjakarta Tambah Armada dan Jam Operasional saat Arus Balik Lebaran
Transjakarta menambah armada pada rute-rute terintegrasi dengan stasiun dan terminal dan memperpanjang jam operasional pada arus balik Lebaran 2026. (Foto: Dok. IMG)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menambah armada pada rute-rute terintegrasi dengan stasiun dan terminal berkisar 20-50 persen dibanding hari biasa dan memperpanjang jam operasional. Hal ini dilakukan untuk menghadapi lonjakan mobilitas arus balik Lebaran 2026.

Penambahan armada tersebut untuk mengantisipasi peningkatan jumlah pelanggan dari titik kedatangan utama seperti stasiun kereta api dan terminal bus antarkota yang diprediksi mengalami puncak arus balik pada akhir Maret.

Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta, Ayu Wardhani menuturkan, strategi ini merupakan penyesuaian dari pola operasional normal menjadi operasi berbasis demand Lebaran.

“Pada periode arus balik, pola pergerakan pelanggan berbeda dengan hari biasa. Karena itu, kami memperkuat layanan pada rute-rute yang terhubung langsung dengan stasiun dan terminal hingga 50 persen agar pelanggan dapat melanjutkan perjalanan dengan lebih cepat dan nyaman,” kata Ayu dalam keterangan tertulis, Rabu (25/3/2026).

Berbeda dari operasional reguler, pada periode 13–29 Maret 2026, Transjakarta menitikberatkan pada konektivitas antarmoda (first-last mile). Rute-rute yang terhubung langsung dengan simpul transportasi mengalami penambahan frekuensi layanan hingga 50 persen, perpanjangan jam operasional hingga pukul 23.59 WIB, dan penyesuaian pola operasi mengikuti jadwal kedatangan penumpang kereta dan bus AKAP.

Rute yang diperkuat meliputi layanan BRT seperti Koridor 2A (Pulo Gadung-Rawa Buaya via Balaikota), 4D (Pulo Gadung-Kuningan) dan 7F (Kampung Rambutan-Juanda Via Cempaka Putih) serta sejumlah layanan Angkutan Umum Integrasi (AUI) seperti Tanah Abang-Blok M, Senen-Tanah Abang, hingga Manggarai-Blok M.

Ayu menuturkan, penguatan layanan juga difokuskan pada titik-titik strategis, di antaranya Stasiun Gambir, Stasiun Pasar Senen, Stasiun Manggarai, Stasiun Tanah Abang, dan Terminal Pulo Gebang.

"Di lokasi tersebut, Transjakarta memastikan ketersediaan armada yang lebih tinggi dari hari biasa, sekaligus mempercepat headway untuk menghindari kepadatan penumpang," katanya.

Selain penguatan integrasi, Transjakarta juga tetap mengoperasikan layanan 24 jam pada koridor utama seperti Koridor 2 (Pulo Gading-Monas, 4 (Pulo Gadung-Galunggung), 5 (Kp Melayu-Ancol), 11 (Kp Melayu-Pulo Gebang dan 14 (JIS-Senen)

Secara khusus, penambahan 11 unit armada di Terminal Pulo Gebang pada 25-27 Maret 2026 dilakukan sebagai respons terhadap puncak arus balik.

"Dengan strategi ini, Transjakarta menegaskan perannya sebagai tulang punggung transportasi perkotaan yang terintegrasi, khususnya dalam momentum mobilitas tinggi seperti arus balik Lebaran," ujar Ayu.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut