Tumpukan Sampah Plastik Rusak Keindahan Pesisir Pantai Utara Jakarta
JAKARTA,iNews.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah genjar mendorong kawasan pesisir Utara Ibu Kota sebagai destinasi wisata. Pesona keindahan pantai dan hutan mangrove di perairan utara Jakarta mengundang daya tarik wisatawan, baik asing maupun domestik.
Sayang keindahan pantai dan alam di sekitarnya itu terusik dengan kehadiran sampah rumah tangga. Sampah yang diperkirakan mencapai belasan ton itu terbawa gelombang air dan menumpuk di hutan Mangrove, Muara Angke, Pejaringan, Jakarta Utara. Saking banyaknya, rencana pembenihan bibit ikan bandengan di tambak swadaya warga Muara Angke gagal dilakukan.
Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu Yusen Herdiman mengatakan, tumpukan sampah menutup sepanjang 1.200 meter area bibir pantai kawasan Hutan Mangrove. Kondisi ini, kata dia, dampak dari fenomena pasang air laut pada bulan lalu. Gelombang membawa sampah ke pantai, tetapi setelah air laut kembali normal, sampah tertinggal dan menumpuk di bibir pantai.
“Tiba-tiba ada rob pada bulan Februari, itu luar biasa, kita sudah mau bereskan, tetapi kapal tidak bisa masuk ke sini. Nah, sekarang mulai bisa,” kata Yusen, Sabtu (17/3/2018).

Sudin Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu mengerahkan 80 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) untuk memulai pengangkatan sampah. Sulitnya akses melalui jalur darat untuk menuju lokasi membuat petugas mengerahkan empat kapal fiber untuk membawa sampah.
“Kita juga siapkan enam unit truk sampah di darat untuk membawa ke Bantar Gebang,” ujar Yusen.
Editor: Khoiril Tri Hatnanto