Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jusuf Kalla: Kalau Banjir Jangan Marahi Gubernur Jakarta, Marahi Diri Sendiri
Advertisement . Scroll to see content

Tumpukan Sisa Banjir di Pengadegan, Kasur dan Bantal hingga Lemari Bercampur Lumpur

Minggu, 05 Januari 2020 - 13:58:00 WIB
Tumpukan Sisa Banjir di Pengadegan, Kasur dan Bantal hingga Lemari Bercampur Lumpur
Warga Pengadegan, Jakarta Selatan dibantu petugas PPSU ramai-ramai membersihkan sisa banjir, Minggu (5/1/2020). (Foto: iNews.id/ Felldy Utama).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Warga Pengadegan, Jakarta Selatan ramai-ramai membersihkan sisa banjir, Minggu (5/1/2020). Selain dalam rumah mereka juga memberishkan jalan yang tertutup lumpur dan dipenuhi sampah.

Pantauan di lokasi, sampah menumpuk dari yang kecil hingga yang besar. Mulai dari kasur, bantal hingga plastik dan puing potongan kayu atau papan dari lemari milik warga yang rusak terbawa arus air.

Tarni (54), salah satu warga Pengadegan tampak sibuk membersihkan rumahnya yang dipenuhi lumpur. Saat banjir, kata dia ketinggian air mencapai plafon rumah.

"Dari kemarin (bersih-bersih) soalnya lumpur masih masuk ke dalam terus," ujar Tarni, di lokasi.

Warga Pengadegan, Jakarta Selatan dibantu petugas PPSU ramai-ramai membersihkan sisa banjir, Minggu (5/1/2020). (Foto: iNews.id/ Felldy Utama).
Warga Pengadegan, Jakarta Selatan dibantu petugas PPSU ramai-ramai membersihkan sisa banjir, Minggu (5/1/2020). (Foto: iNews.id/ Felldy Utama).

 

BACA JUGA:

Kerja Bakti, Begini Ekspresi Anies saat Masukkan Sampah dan Lumpur Sisa Banjir ke Dalam Karung

Waspada Cuaca Ekstrem, BNPB: Amankan Dokumen Penting Siapkan Tas Siaga Bencana

Lumpur sisa banjir menutupu jalan permukiman warga di Pengadegan, Jakarta Selatan, Minggu (5/1/2020). (Foto: iNews.id/ Felldy Utama).
Lumpur sisa banjir menutupi jalan permukiman warga di Pengadegan, Jakarta Selatan, Minggu (5/1/2020). (Foto: iNews.id/ Felldy Utama).

 

Menurutnya, banyak barang-barang di dalam rumah terendam banjir. Bahkan, ada yang hanyut terbawa arus banjir. "Habis mas, ini tinggal bersihkan sisa-sisaan saja. Yang hanyut waktu itu kayak kasur, lemari, sofa, banyak lah," ucapnya.

Proses membersihkan sisa banjir, warga dibantu sejumlah petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Dalam sehari sebanyak 20-30 truk PPSU yang hilir mudik mengangkut sampah sisa banjir.

"Rata-rata kasur, lemari bekas, tapi paling banyak sampah kayu-kayu bekas rumah yang hancur," salah satu petugas PPSU, Arman.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut