Vihara di Jaktim Ini Tampak Sepi, Pengelola Anjurkan Jemaat Tak Berlama-lama Menetap
JAKARTA, iNews.id - Perayaan Tahun Baru Imlek kembali digelar di tengah pandemi Covid-19. Salah satu tempat peribadatan di Jakarta Timur, Vihara Amurva Bhumi, terlihat mendapatkan kunjungan namun hanya segelintir jemaat yang tampak hadir.
Vihara yang berdiri pada tahun 1688 masehi itu mempersilahkan jemaat datang beribadah namun dengan penerapan protokol kesehatan.
Pengelola menganjurkan kunjungan terbatas dan larangan berkerumun. Terlihat jemaat berkunjung bergantian sehingga tidak ada satupun yang tampak bercengkrama dengan sesama.
Pengelola Vihara Amurva Bhumi, Andreas (76), menegaskan viharanya sudah menganjurkan kepada jemaat untuk tidak berlama-lama menetap. Hal ini, menurut Andreas, dilakukan sebagai upaya menaati aturan yang sudah diterapkan pemerintah.
Libur Imlek, Lembang KBB Diserbu Wisatawan, Lalu Lintas Macet
"Setelah pandemi, kita sudah jauh-jauh hari menganjurkan. Bukan maksud kita untuk menolak sembahyang atau tidak menerima orang sembahyang, tapi mereka kan juga bisa sembahyang di rumah. Ya kita kapasitasnya juga tidak bisa ya, anda bisa lihat sendiri deh ya, mereka kelar sembahyang langsung pulang," ujar Andreas, Selasa (1/2/2022).
Meski demikian, Andreas meminta datangnya Imlek di tahun ini tetap disyukuri. Sambil kemudian berharap keadaan yang lebih baik ke depannya.
"Kita rayakan dengan mengucap syukur atas apa yang kita terima pada tahun-tahun yang lalu dan berharap yang akan datang menjadi lebih baik," katanya.
Dia menilai setiap keyakinan dilindungi hak beribadahnya. Namun, sebagai warga negara juga harus tetap patuh melaksanakan anjuran pemerintah.
"Ya kita dengan ini tetap menaati peraturan pemerintah, dimana kita saling kerjasama mendukung supaya anjuran untuk bisa terlaksana dengan baik gitu. Jangan sampai (kasus Covid-19) meningkat lagi. Seperti yang kita harapkan, gitu saja kok," jelas Andreas.
Editor: Reza Fajri