Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kebakaran di Tambora Jakbar, Lapak Konveksi Dilahap Si Jago Merah
Advertisement . Scroll to see content

Viral Daan Mogot Macet Hari Ini, Polda Metro Jaya : Ada Pembetonan

Selasa, 23 November 2021 - 17:03:00 WIB
Viral Daan Mogot Macet Hari Ini, Polda Metro Jaya : Ada Pembetonan
Macet di Daan Mogot akibat pembetonan (Foto : Instagram jktinfo)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polisi memberikan penjelasan perihal macetnya sejumlah wilayah di Daan Mogot dan Cengkareng Jakarta Barat. Kemacetan tersebut sempat viral di media sosial karena menjadi keluhan masyarakat. 

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyebut penyebab utama kemacetan yang terjadi akibat dari proses pembangunan di daerah Dadap Tangerang. Terjadi penanaman beton yang mengakibatkan terjadinya penyempitan jalan. 

"Memang beberapa hari ini menjadi trending karena macet misalnya Daan Mogot, Cengkareng sampai hari ini karena memang lagi ada pembetonan di daerah Dadap Tangerang jadi dampaknya sampai ke mana- mana bahkan sempat viral," kata Sambodo, Selasa (23/11/2021). 

Dari catatan MNC, terjadi kemacetan parah di sejumlah wilayah di kawasan Jakarta Barat. Kemacetan terjadi di  kawasan Cengkareng, Jalan KH Abdul Wahab, kawasan Pesing menuju Kalideres, kawasan Cengkareng, kawasan Kapuk Cengkareng, dari Wali Kota Jakarta Barat menuju Cengkareng, dan GOR Cendrawasih menuju Cengkareng. 

Masyarakat mengaku kemacetan terjadi hingga jalan tikus yang biasnya tak mengalami kemacetan. "Pesing-Kalideres macet total. Lewat gang tikus aja," tulis akun media sosial @jktinfo, dikutip MNC.

Selain di Jakarta Barat, lokasi mecet lain yakni di kawasa Pantai Indah Kapuk (PIK). Namun, dia menyebut kemacetan di kawasan PIK karena terjadi peningkatan volume arus lalin.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut