Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Guru Tugas di MI Sampang Babak Belur Dianiaya Wali Murid, Penyebabnya Sepele
Advertisement . Scroll to see content

Viral Driver Ojol Diduga Dianiaya Oknum TNI di Jakbar, Kepala Dipukul Pakai Besi

Senin, 09 Februari 2026 - 15:38:00 WIB
Viral Driver Ojol Diduga Dianiaya Oknum TNI di Jakbar, Kepala Dipukul Pakai Besi
Ilustrasi penganiayaan. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Unggahan pengemudi atau driver ojek online (ojol) yang mengaku dianiaya oknum anggota TNI di kawasan Kembangan, Jakarta Barat (Jakbar) viral di media sosial. Kepalanya terluka diduga dipukul menggunakan besi oleh pelaku.

Dalam unggahan tersebut, penganiayaan diduga dipicu kesalahpahaman tujuan pengantaran seorang perempuan ke rumah terduga pelaku.

Sang driver mengaku dipukul pelaku menggunakan besi. Akibatnya, dia terluka di bagian pelipis.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan peristiwa tersebut sudah dilaporkan ke Polsek Kembangan. Dugaan penganiayaan itu terjadi pada Kamis (5/2/2026) lalu.

"Penanganan perkaranya saat ini masih terus berlangsung. Terkait informasi terduga pelaku, hal itu masih didalami dalam proses penyelidikan," kata Budi kepada wartawan, Senin (9/2/2026).

Dalam postingan itu, disebutkan pelaku merupakan anggota Paspampres. Namun, Asisten Intelijen Komandan Paspampres (Asintel Danpaspampres) Kolonel Inf Mulyo Junaidi membantah informasi tersebut.

Dia mengatakan pelaku bertugas di Denma Mabes TNI, bukan anggota Paspampres seperti yang dinarasikan.

"Tadi sudah saya cek, rupanya yang bersangkutan bukan anggota Paspampres, tapi dia anggota Mabes TNI, Denma," ujar Junaidi.  

Dia menambahkan, pihaknya kemudian mencari kebenaran informasi tersebut. Dia menegaskan kasus sepenuhnya ditangani Mabes TNI. 

"Sudah kami klarifikasi, (terduga pelaku) Kapten Cpm Antoni Anggota Denma Mabes," jelas dia. 

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut