Wagub DKI Riza Patria Unggah Foto Sibuknya Pemakaman di TPU Bambu Apus: Masyarakat Harus Disiplin 3M
JAKARTA, iNews.id - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria mengunggah sejumlah foto yang menggambarkan kesibukan pemakaman jenazah pasien covid-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Bambu Apus, Jakarta Timur melalui akun Instagramnya @bangariza, Sabtu (30/1/2021). Dalam unggahan foto-foto itu, Riza menyelipkan pesan agar masyarakat terus disiplin menjalankan protokol kesehatan menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan atau 3M.
Riza menjelaskan sejak dibuka pada 21 Januari 2021 lalu, blok khusus pemakaman pasien covid-19 telah diisi 285 jenazah. Oleh sebab itu Riza mengimbau masyarakat agar disiplin protokol kesehatan mengingat lahan pemakaman di Jakarta semakin menyempit dalam waktu singkat.
"Terima kasih untuk Ibu, Bapak kami para petugas pemakaman. Untuk kita semua, mari kita jadikan disiplin 3M sebagai kebutuhan, pastikan ventilasi udara di rumah berfungsi, hindari kerumunan, rutin olahraga dan berjemur, selalu berdoa, optimis dan waspada dala menjalani hidup. Terima kasih," tulis Riza dikutip Sabtu (30/1/2021) di Jakarta.
Riza meminta petugas pemakaman terus semangat, tuntas. dan ikhlas dalam menjalankan tugas beratnya. Dia pun menyampaikan pesan kepada petugas pemakaman agar bekerja dengan penuh kebanggaan dan keikhlasan, lalu menjalankan pekerjaan ini sebaik-baiknya untuk memastikan semua jenazah dikebumikan secara baik tanpa kecuali.
"Yuk doakan seluruh petugas pemakaman ini tetap istiqomah, selalu diberikan kesehatan dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa," ucapnya.
Pemerintah provinsi DKI Jakarta membuka lahan pemakaman baru untuk jenazah pasien Covid-19 seluas 3.000 meter persegi. Pembukaan lahan baru di TPU Bambu Apus disebabkan lahan pemakaman di TPU Pondok Ranggon telah penuh sejak akhir 2020. Sebelummya, jenazah pasien Covid-19 yang dirujuk rumah sakit untuk dimakamkan di TPU Pondok Ranggon terpaksa dialihkan ke TPU Tegal Alur di Jakarta Barat atau TPU Srengseng Sawah di Jakarta Selatan.
Editor: Rizal Bomantama