Wali Kota Bogor Belum Ingin Terapkan CFD, Alasannya Kerap Banyak Sampah
BOGOR, iNews.id - Pemerintah Kota Bogor belum berencana menerapkan lagi Car Free Day (CFD) tiap akhir pekan, meski Covid-19 melandai. Wali Kota Bogor Bima Arya beralasan ajang CFD selama ini melenceng dari tujuan aslinya dan malah menyisakan banyak sampah.
"CFD ini kan tujuannya untuk ruang publik bagi warga berolahraga, selama ini konsepnya meleset, jadinya sampah, kotoran, macet, olahraganya susah. Jangankan lari, jalan saja susah karena berdesakan," kata Bima, Sabtu (21/5/2022).
Bima menegaskan, esensi dari CFD yakni untuk olahraga warga, bukan pasar kaget.
"Ini bukan pasar kaget, ini bukan pasar malam. Jadi bukan soal covid-nya, covid-nya Insya Allah sudah landai, kita siap melaksanakan (CFD) itu, tapi kita pastikan lagi konsepnya untuk warga olahraga," ucapnya.
Dirinya pun akan berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait lain untuk menyusun kembali konsep CFD. Pemkot akan bekerja sama dengan kepolisian dan sebagainya untuk membuat agar CFD tidak kumuh.
"Kita akan komunikasi dengan kepolisian, dengan Pak Dandim, Pak Kapolres, Dispora dengan UMKM. Boleh saja ada UMKM, tapi harus tertib, jangan sampai jadi kumuh, macet dan sebagainya," kata Bima.
Editor: Reza Fajri