1 Kru Diamond Princess Diduga Suspect Virus Korona
JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 68 warga negara Indonesia (WNI) kru kapal Diamond Princess telah diobservasi di Pulau Sebaru Kecil sejak Kamis (5/3/2020) usai dinyatakan negatif virus korona. Sementara satu WNI lain yang sempat tertahan di KRI Soeharso kini dipindahkan ke Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur.
Juru bicara pemerintah untuk penanganan virus korona, Achmad Yurianto mengatakan secara fisik orang tersebut terlihat sehat. Namun pemerintah tetap melakukan tindakan preventif dengan menaruhnya di ruang isolasi di Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur.
"Dari 69 itu, ada satu yang dipisahkan. Meski kondisi fisiknya baik, kami mencurigai kemungkinan suspect korona. Sekarang sudah diisolasi di RS Persahabatan," ujar Yuri di Istana Kepresidenan, Jumat (6/3/2020).
Sementera itu, Yuri mengabarkan satu kru kapal Diamond Princess yang sempat dinyatakan positif virus korona dan dirawat di Jepang sudah sembuh. Kru tersebut telah tiba di Indonesia pada hari Kamis, (5/3/2020) kemarin.
Kemenkes: 2 Pasien Baru Positif Korona Kontak Dekat dengan Kasus Pertama
"Ada 9 WNI kru kapal Diamond Princess yang berada di Jepang dinyatakan positif. Kemarin satu orang pulang ke Indonesia dan telah dinyatakan sembuh," katanya.
Kabar baik juga datang dari 2 WNI kru kapal lainnya. Yuri mengatakan dua kru kapal tersebut juga telah dinyatakan sembuh oleh otoritas kesehatan Jepang dan sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit. Rencananya, kedua anak buah kapal (ABK) tersebut akan dipulangkan ke Indonesia besok Sabtu, (7/3/2020).
"Hari ini dua orang sudah dikeluarkan dari rumah sakit di Jepang, dinyatakan sembuh. Kami sedang koordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk mengurus kepulangan mereka ke Indonesia besok," katanya.
Dia mengatakan dalam proses pemeriksaan terakhir yang dilakukan pihak rumah sakit, kedua orang tersebut dinyatakan negatif virus korona. Pemeriksaan dipastikan oleh Yuri telah mengikuti standar badan kesehatan dunia atau WHO.
"Mereka dua kali negatif dari hasil pemeriksaan tersebut," ucapnya.
Saat ini, ke-68 kru kapal Diamon Princess telah berada di Kepulauan Sebaru kecil untuk melaksanakan observasi selama 14 hari. Mereka berdampingan dengan 188 kru kapal pesiar World Dream.
Editor: Rizal Bomantama