Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Uya Kuya Wisuda S2 Magister Hukum, Astrid: Selamat Suamiku
Advertisement . Scroll to see content

131 Pekerja Migran Asal Indonesia Diwisuda di Singapura

Senin, 13 Desember 2021 - 17:59:00 WIB
131 Pekerja Migran Asal Indonesia Diwisuda di Singapura
Wisuda Migran di Singapura
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 131 pekerja migran Indonesia di Singapura diwisuda. Mereka dinyatakan lulus dalam Program Pendidikan Kesetaraan Paket B dan Paket C pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Minggu (12/12).

Para wisudawan, mayoritas terdiri dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Singapura, resmi diwisuda di hadapan Duta Besar Luar Biasa Berkuasa Penuh, Suryo Pratomo yang hadir langsung memberikan sambutan dan ucapan selamat. Adapun, wisudawan terdiri dari 43 siswa Kejar Paket B dan 91 siswa Kejar Paket C.

Dituturkan Atdikbud Enda, dari Program Kejar Paket B ada Muhammad Dzikri Dzulqarnain dengan nilai rata-rata 86,3, Sisilia Bili dengan nilai rata-rata 80, serta Felly Sitta Maya Sari dengan nilai rata-rata 87,7. Sedangkan, dari Program Kejar Paket C Menik Sugiyati mendapatkan nilai rata-rata 83,5 dan menjadi lulusan terbaik.

Duta Besar Suryo Pratomo mengaku bangga kepada migran Indonesia yang mau meluangkan waktu di sela-sela pekerjaan mereka. Ia pun berpesan agar para wisudawan tetap semangat belajar dan menggantungkan cita-cita setinggi langit.  

“Saya bangga kepada para lulusan yang mau meluangkan waktu di sela-sela pekerjaan utama untuk mencari ilmu. Saya kagum dengan motivasi PMI untuk terus belajar sepanjang hayat dan bisa menjadi inspirasi bagi siapa saja untuk tetap semangat belajar meskipun dalam keterbatasan waktu dan fasilitas,” ujar dia melalui siaran pers, Senin (13/12/2021).

Diakui pria yang akrab disapa Tommy ini bahwa dirinya sangat kagum dan terkesan atas semangat para siswa PKBM yang dapat mengambil manfaat pengalaman hidup di Singapura yang merupakan negara dengan sistem pendidikan terbaik nomor dua di dunia.

 “Semua orang didorong untuk terus mengembangkan diri dan meningkatkan kualitas diri dengan belajar sepanjang hayat yang juga seiring dengan Program Pemerintah Singapura dalam mengantisipasi tantangan masa depan,” imbuhnya.

Dalam sambutan pembukaan, Atdikbud Enda menyampaikan bahwa penyelenggaraan pendidikan kesetaraan Paket B dan Paket C PKBM KBRI Singapura merupakan salah satu program KBRI dalam memberikan perlindungan WNI di Singapura. 

“KBRI Singapura menyediakan akses pendidikan bagi mereka yang mengalami putus sekolah namun ingin meneruskan pendidikannya,” jelas Enda.

Pada penutup wisuda, lulusan terbaik bernama Menik Sugiyati menyampaikan pidato perwakilan. Ia memaparkan mengenai perjuangannya dalam mengikuti pembelajaran di PKBM, terutama membagi waktu untuk bekerja dan belajar.

“Dukungan dari semua pihak terutama PKBM Singapura memberikan semangat yang saya butuhkan untuk menyelesaikan pembelajaran tepat waktu dengan nilai yang baik,” terang Menik.

Sementara itu, Kepala PKBM Singapura, Muhkam Hudaya, mengungkapkan saat ini ada 98 siswa yang terdaftar dalam lembaganya. Bahkan, sejak berdiri PKBM ini telah meluluskan lebih dari ribuan siswa.

“PKBM Singapura telah meluluskan ribuan siswa yang sebagian besar melanjutkan pendidikan di Universitas Terbuka (Kelompok Belajar (Pokjar) Singapura,” pungkas dia.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut