2 Penyerang Novel Baswedan Dituntut 1 Tahun Penjara, Begini Reaksi Firli Bahuri

Riezky Maulana ยท Jumat, 12 Juni 2020 - 21:50 WIB
2 Penyerang Novel Baswedan Dituntut 1 Tahun Penjara, Begini Reaksi Firli Bahuri

Tangkapan layar Ketua KPK Firli Bahuri dalam peluncuran aplikasi Jaga Bansos di Gedung KPK..

JAKARTA, iNews.id - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri buka suara soal tuntutan ringan 2 terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut 2 terdakwa, yakni Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut), Kamis, 11 Juni 2020.

Mantan kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri ini mengajak semua pihak mengikuti proses hukum yang berjalan hingga selesai. "Prinsipnya adalah kita sebagai negara hukum, kita akan ikuti proses hukum," kata Firli kepada wartawan di Gedung KPK Merah Putih, Jakarta, Jumat (12/6/2020).

Dia berharap, majelis hakim PN Jakut yang mengadili perkara tersebut dapat menjatuhkan vonis seadil-adilnya. "Nanti kita harapkan hakim memberikan keputusan seadil-adilnya," ujar Firli.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Rahmat Kadir Mahulette dan Ronny Bugis, terdakwa penyiraman air keras kepada Novel Baswedan dihukum 1 tahun penjara. Atas perbuatannya, kedua terdakwa dinilai melanggar Pasal 353 ayat (2) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Menurut JPU, 2 terdakwa terbukti menurut hukum secara sah dan meyakinkan bersama-sama melakukan penganiayaan berat yang dilakukan dengan rencana terlebih dahulu sehingga menyebabkan Novel mengalami luka berat di kedua kornea matanya. Perbuatan itu dilakukan karena terdakwa menganggap Novel telah mengkhianati Polri.

Editor : Djibril Muhammad