Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Seskab Teddy Pastikan 45.000 Anak Jalanan Kembali Bersekolah Lewat Sekolah Rakyat
Advertisement . Scroll to see content

2 Tahun Prabowo-Gibran, Seskab Teddy dan Mentan Amran Puncaki Survei Kinerja Menteri Terbaik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 19:57:00 WIB
2 Tahun Prabowo-Gibran, Seskab Teddy dan Mentan Amran Puncaki Survei Kinerja Menteri Terbaik
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Hasil survei Indonesia Center for Politics & Law Studies (IndocPolls) mengungkap penilaian publik terhadap kinerja para menteri dan kepala badan selama dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menempati posisi teratas sebagai pejabat dengan penilaian kinerja terbaik.

Dalam survei yang dilakukan pada 15-20 Oktober 2026 tersebut, Teddy memperoleh penilaian sebesar 15,8 persen. Posisi kedua ditempati Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan 13,6 persen.

Direktur Komunikasi IndocPolls Taufik Ch mengatakan, penilaian positif terhadap Teddy tidak terlepas dari posisi strategisnya sebagai Sekretaris Kabinet (Seskab) yang dekat dengan Presiden Prabowo serta perannya dalam menjembatani koordinasi dengan jajaran menteri dan pejabat lainnya.

“Di tengah tantangan berbagai persoalan yang dihadapi pemerintah maupun langkah-langkah kebijakan yang diambil, Teddy berhasil menyelaraskan hingga mengkomunikasikannya kepada publik,” kata Taufik dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Menurut Taufik, popularitas Teddy yang telah terbentuk sebelum menjabat sebagai Seskab turut memengaruhi penilaian masyarakat. Meski terdapat kritik terhadap cara Teddy menjalankan tugasnya, secara umum publik memberikan penilaian positif terhadap perannya dalam pemerintahan Prabowo-Gibran.

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman menempati posisi kedua. Menurut Taufik, penilaian tersebut berkaitan dengan keberhasilan Amran dalam mendorong peningkatan produksi beras nasional dan memperkuat cadangan beras pemerintah (CBP).

“Dalam setahun pemerintahan, Amran berhasil mewujudkan ambisi Prabowo agar Indonesia berhasil meraih swasembada pangan sesingkat-singkatnya,” ujarnya.

Taufik menyebut, pada pertengahan Juli 2026, CBP mencapai 5,4 juta ton atau menjadi rekor tertinggi sejak Indonesia merdeka. Capaian tersebut dinilai menjadi salah satu penyangga ketahanan pangan nasional di tengah berbagai tantangan, termasuk kemarau panjang, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta bencana.

Selain Teddy dan Amran, sejumlah menteri lainnya juga memperoleh penilaian positif dari masyarakat. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menempati posisi berikutnya dengan 6,5 persen, disusul Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi sebesar 5,2 persen dan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin sebesar 3,8 persen.

Berikutnya, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memperoleh 3,5 persen, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebesar 3,3 persen, serta Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sebesar 2,7 persen.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir meraih 2,1 persen, sedangkan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin memperoleh 2 persen.

Di luar 10 besar, terdapat Menteri HAM Natalius Pigai sebesar 1,8 persen, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebesar 1,7 persen, Menteri Luar Negeri Armanatha Nasir sebesar 1,5 persen, serta Menko Polkam Dudung Abdurachman sebesar 1,2 persen.

Di sisi lain, survei tersebut juga memotret sejumlah pejabat dengan penilaian kinerja terendah. Menteri ATR/BPN Nusron Wahid memperoleh angka 0,17 persen, disusul Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo sebesar 0,25 persen.

Taufik menjelaskan, penilaian terhadap Nusron antara lain dipengaruhi sorotan publik terhadap sejumlah kasus korupsi yang menyeret pejabat di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Sementara itu, Dody mendapat perhatian terkait sejumlah kontroversi mengenai sikap dan pernyataannya selama menjalankan tugas.

Menteri lainnya yang memperoleh penilaian rendah di antaranya Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, masing-masing sebesar 0,33 persen.

Kemudian, Menteri Koperasi Ferry Julianto, Menteri Pariwisata Widyanti Putri Wardhana, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat, serta Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi masing-masing memperoleh 0,42 persen.

Taufik mengatakan, penilaian publik terhadap sejumlah pejabat tersebut turut dipengaruhi pelaksanaan program pemerintah dan berbagai persoalan yang menjadi perhatian masyarakat.

Survei IndocPolls dilakukan pada 15-20 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden yang mewakili 38 provinsi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error sebesar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut