Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Minyak Dunia Mendidih di Tengah Memanasnya Konflik Houthi-Arab Saudi
Advertisement . Scroll to see content

2 WNI Terluka akibat Serangan Houthi di Riyadh, Kemlu: Bukan Jemaah Umrah

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:53:00 WIB
2 WNI Terluka akibat Serangan Houthi di Riyadh, Kemlu: Bukan Jemaah Umrah
Riyadh menjadi sasaran serangan kelompok Houthi (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Dua warga negara Indonesia (WNI) terluka akibat serangan kelompok Houthi Yaman di Bandara King Khalid, Riyadh, Arab Saudi, pada Minggu (11/10/2026). Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia memastikan kedua WNI tersebut bukan jemaah umrah, melainkan pemukim di Arab Saudi.

Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI) Kemlu, Heni Hamidah, mengatakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh telah menerima informasi resmi dari Kementerian Luar Negeri Arab Saudi terkait insiden tersebut.

“Betul, KBRI Riyadh telah menerima informasi resmi dari Kementerian Luar Negeri Arab Saudi  pada  hari Selasa 13 Oktober 2026 yang menyampaikan bahwa terdapat dua warga negara Indonesia yang mengalami luka ringan pada tanggal 11 Oktober 2026,” kata Heni dalam keterangannya, Rabu (14/10/2026).

Heni menjelaskan, kedua WNI tersebut berinisial RM (45) dan ET (32). Keduanya sempat menjalani perawatan di rumah sakit berbeda di Riyadh.

“Kedua WNI tersebut yaitu RM (45 tahun), dirawat di Rumah Sakit Sulaiman Habib, Al Shahafah, Riyadh; dan ET (32 tahun), dirawat di Rumah Sakit Sulaiman Habib, Al-Takhasusi, Riyadh,” ujar Heni.

Dia memastikan kedua WNI tersebut telah diperbolehkan pulang pada hari yang sama setelah mendapatkan perawatan medis.

“Kedua WNI tersebut merupakan mukimin (permanent resident) di Arab Saudi dan bukan jemaah umrah, dan keduanya telah diperbolehkan pulang pada hari yang sama 11 Oktober 2026,” katanya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut