Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada! Hujan Deras Intai Sejumlah Wilayah hingga Sepekan ke Depan
Advertisement . Scroll to see content

2.925 Bencana Alam Terjadi selama 2020, Paling Banyak Banjir

Rabu, 30 Desember 2020 - 02:10:00 WIB
2.925 Bencana Alam Terjadi selama 2020, Paling Banyak Banjir
Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo. (Foto dok BNPB).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat terjadi 2.925 kejadian bencana alam selama tahun 2020. Bencana alam tersebut didominasi banjir, tanah longsor, angin puting beliung, kekeringan hingga kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

"Dari jumlah kejadian bencana tersebut, bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin puting beliung masih dominan pada tahun ini," kata Kepala BNPB Doni Monardo dalam Webinar "Kaleidoskop Kebencanaan 2020 dan Prediksi Fenomena Serta Potensi Bencana Tahun 2021" secara daring di Jakarta, Selasa (29/12/2020).

Berdasarkan rincian data bencana hidrometeorologi, kejadian banjir telah terjadi hingga sebanyak 1.065 kejadian selama tahun 2020. Kemudian bencana yang disebabkan oleh angin puting beliung telah terjadi sebanyak 873 dan tanah longsor 572 kejadian.

Selanjutnya karhutla telah terjadi sebanyak 326, gelombang pasang dan abrasi 36 kejadian dan kekeringan terjadi sebanyak 29 kejadian.

Sedangkan untuk jenis bencana geologi dan vulkanologi, Doni menyampaikan kejadian bencana gempa bumi telah terjadi sebanyak 16 kali dan 7 kejadian untuk peristiwa erupsi gunung api.

"Gempa bumi 16 kejadian, erupsi gunung api 7 kejadian," kata Doni.

Dari total keseluruhan kejadian sepanjang tahun 2020, Doni menyebut korban meninggal dunia akibat dampak bencana alam tersebut ada sebanyak 370 jiwa, 39 orang yang hilang dan 536 jiwa mengalami luka-luka.

"Dampak korban meninggal mencapai 370 jiwa. Hilang 39 orang, luka-luka 536 orang," kata Doni.

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut